NewsTicker

Ini yang Paling Ditakuti Israel Jika Perang Besar Terjadi

Jika musuh berhasil meluncurkan ratusan/ribuan rudal pada saat bersamaan dari berbagai arah, maka pertahanan udara akan sulit menghadapi ancaman ini.

Ini yang Paling Ditakuti Israel Jika Perang Besar Terjadi Perang Rudal

Tel Aviv, ARRAHMAHNEWS.COMNational Security Research Institute (NSRI) mempresentasikan skenario “Israel” menguji kota-kota besar dan lokasi strategis yang menajdi target rudal presisi, dan dari front yang berbeda, di bawah tajuk “Tidak akan ada yang tersisa.”

Penulis laporan, Mayjen Udi Dekel mengatakan skenario itu “ekstrim tetapi relevan,” dan menambahkan bahwa front dalam negeri “adalah titik lemah dan tidak ada cukup waktu untuk mempersiapkan tanggapan”.

BACA JUGA: 

Menurut Israel Hayom yang dikutip oleh Raialyoum, melaporkan bahwa serangan rudal besar-besaran dan serangan luas ke front Israel “sampai sekarang relatif lemah dalam wacana publik dan media,” tetapi dalam dua tahun terakhir lembaga tersebut memasukkan ancaman serangan rudal di “posisi tertinggi dalam peta ancaman terbaru terhadap Israel”.

 

“Skenario ekstrim” mengungkapkan bahwa ada “persenjataan lengkap yang akan diarahkan kepada Israel.” Di antaranya “rudal dan pesawat tak berawak dari Suriah dan Lebanon, rudal balistik dan rudal jelajah dari Iran dan Irak”.

BACA JUGA:

Skenario sekunder juga menyatakan peluncuran “serangan mortir dari Jalur Gaza,” dan menjelaskan bahwa kekhawatirannya adalah bahwa “pasukan yang kompatibel ini mengambil keuntungan dari kemampuan militer yang sangat baik yang mereka miliki untuk meluncurkan roket, skuadron dan rudal, dalam upaya untuk melumpuhkan banyak target di dalam Israel.”

Laporan tersebut menyebutkan sekelompok target untuk melumpuhkan “Israel”, yang disebut sebagai “tujuan strategis yang berharga,” seperti “baterai pertahanan udara, kilang di Haifa, pembangkit listrik, transmisi, fasilitas desalinasi air, penyimpanan zat beracun, infrastruktur gas, kantor Perdana Menteri, Knesset, gedung Staf Umum, markas besar, unit darurat, pangkalan angkatan udara, bandara, pelabuhan laut, pangkalan militer, komando pertama tentara Israel di Gedung Kementerian Keamanan, dan sistem intersepsi.”

Dekel dalam laporannya menambahkan bahwa “jika musuh berhasil meluncurkan ratusan/ribuan rudal pada saat bersamaan dari berbagai arah,” yang menurut Dekel adalah “kemampuan yang tidak masuk akal,” maka “pertahanan udara akan sulit menghadapi ancaman ini.”

Hasilnya adalah berdasarkan skenario adalah kehancuran total, di mana kota-kota besar dan situs-situs strategis dihantam keras oleh rudal presisi, “sesuatu yang Israel belum pernah mengalaminya di masa lalu.” (ARN)

IKUTI TELEGRAM ARRAHMAHNEWS

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: