NewsTicker

Perlawanan Berlanjut Sampai Pasukan AS Tinggalkan Irak

Asa'ib Ahl Al-Haq menyatakan perlawanan bersenjata terhadap pasukan pendudukan Amerika akan terus berlanjut hingga mereka sepenuhnya meninggalkan negara Arab

Perlawanan Berlanjut Sampai Pasukan AS Tinggalkan Irak Pasukan Pendudukan AS

Irak, ARRAHMAHNEWS.COMPemimpin gerakan anti-teror Irak, Asa’ib Ahl Al-Haq menyatakan bahwa perlawanan bersenjata terhadap pasukan pendudukan Amerika akan terus berlanjut hingga mereka sepenuhnya meninggalkan negara Arab.

“Sebagai kelompok perlawanan, kami akan terus mengangkat senjata untuk menghancurkan kehadiran militer AS atau koalisi pimpinan AS di tanah Irak,” kata Qais Khazali, FNA melaporkan.

BACA JUGA: 

“Tidak ada ruang untuk pangkalan militer Amerika, baik di Ain al-Assad maupun di Al-Harir,” lanjutnya, dan menambahkan bahwa “ini adalah keputusan dan janji Asa’ib Ahl Al-Haq”.

Sentimen anti-Amerika meningkat tajam setelah pembunuhan dua komandan tertinggi, yang memainkan peran utama dalam kekalahan kelompok teroris Daesh (ISIL atau ISIS) di Irak. Diperkirakan saat ini terdapat 2.500 tentara Amerika di Irak.

 

“Kami menekankan bahwa operasi perlawanan saat ini akan terus berlanjut dan akan meningkat di berbagai wilayah di Irak. Ini adalah masalah fundamental yang harus menjadi sikap nasional,” kata Khazali.

Dia juga menambahkan bahwa menuntut pengusiran pasukan Amerika sama saja dengan penerapan konstitusi negara.

Di bagian lain dalam sambutannya, Khazali memperingatkan tentang agenda negara-negara tertentu di Irak, terutama Uni Emirat Arab, dengan mengatakan UEA berupaya memengaruhi hasil pemilu Irak.

BACA JUGA:

Oleh karena itu, kami tidak menerima hasil pemilu yang ditangani oleh penguasa Emirat, katanya, seraya menambahkan bahwa plot UEA tidak akan dilaksanakan selama pasukan nasional dan pasukan populer (PMU) di Irak.

Sebelumnya pada bulan Maret, Khazali memperingatkan tentang konspirasi melawan Irak yang dilakukan oleh tim keamanan Emirat yang dilaporkan berada di negara itu untuk mempengaruhi dinas intelijen Irak.

Dalam sambutannya pada hari Kamis, dia juga memuji pasukan Unit Mobilisasi Populer (PMU), yang lebih dikenal sebagai Hashd al-Shaabi, atas pengorbanan mereka dalam perang melawan terorisme. (ARN)

IKUTI TELEGRAM ARRAHMAHNEWS

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: