Eko Kuntadhi: Habib Rizieq Shihab “FP*” Ditunggangi Munarman

Eko Kuntadhi: Habib Rizieq Shihab "FP*" Ditunggangi Munarman
Foto Munarman dan Bendera ISIS

Jakarta, ARRAHMAHNEWS.COMPegiat medsos Eko Kuntadhi dalam akun fanpage Facebooknya menjelaskan bagaimana Habib Rizieq Shihab “FPI” Ditunggangi Munarman.

Menurut Eko, ada dua gerombolan teroris dunia. Pertama adalah Al-Qaeda yang didirikan oleh Osama bin Laden. Al-Qaeda adalah lanjutan dari proyek radikalisasi di Afghanistan.

Waktu itu AS berniat menahan serbuan Uni Sovyet ke negeri Taliban itu. Ketimbang mengirimkan pasukan sendiri, AS membentuk milisi-milisi sipil warga Afghanistan. Mereka dilatih militer. Dipersenjatai. Dan, yang paling merusak, dicekoki ajaran kebencian.

BACA JUGA:

Proyek AS di Afghanistan misalnya membuatkan buku doktrin kebencian pada kafir. Anak-anak Afghanistan diajarkan membunuh siapa saja yang berbeda.

Sekolah-sekolah Afghanistan menggunakan buku-buku berbasis Wahabi-Takfiri-Jihadis ini. Akibatnya di negeri itu tumbuh kegilaan sendiri.

Bukan hanya itu. Di seluruh dunia diimpor juga para begundal ke Afghanistan. Orang Indonesia tidak sedikit yang pergi kesana.

Eko Kuntadhi: Habib Rizieq Shihab "FP*" Ditunggangi Munarman
Foto Munarman dan Bendera ISIS

Setelah Sovyet mundur dari Afghanistan, monster yang awalnya dibentuk AS gak bisa lagi dimusnahkan. Ajaran dan doktrin sudah menyusup jauh ke kepala generasi muda Afgan. Mereka tetap menjadi monster ganas. Baik di negerinya. Maupun di negara lain.

Orang Indonesia alumni Afghanistan pulang kampung. Mereka meneruskan ideologi sadisnya. Konflik Ambon dan Poso tidak lepas dari peran para alumni Afghanistan ini.

Demikian juga tragedi Bali, tragedi Marriott, tragedi BCA dan berbagai aksi teror lain. Hasil ulah kelompok ini.

Mereka membentuk jejaring. Disatukan dalam wadah Jemaah Islamiyah. Abubakar Baasyir didaulat sebagai imam. JI berafiliasi dengan Al-Qaeda.

Teroris gaya Al-Qaeda ini masih punya aturan. Organisasinya tertutup dan ketat. Mereka tidak mengizinkan perempuan dan anak-anak terlibat.

BACA JUGA:

Setiap melancarkan serangan sasaran utamanya adalah orang asing. Serangan direncanakan dengan matang. Bisa sampai bertahun-tahun perencanaan. Pembagian kerja dan pola serangan lebih terstruktur.

Hasilnya sebuah momen dahsyat. Sama seperti ketika mereka merencanakan tragedi 911. Semua diatur rinci. Dengan perencanaan yang detil. Termasuk kebutuhan biaya juga besar.

Salah satu cara mengumpulkan biaya dengan merampok. Perampokan beberapa toko emas dilakukan gerombolan ini.

Di Timur Tengah meletus konflik Suriah. Diawali dengan Arab Spring. Hizbut Tahrir dan Al-Qaeda termasuk organisasi yang berperan aktif dalam eskalasi konflik tersebut.

Pada saat yang bersamaan, Osama bin Laden berhasil dibunuh di Pakistan. Al-Qaeda berganti kepemimpinan. Namun rupanya tidak se-kharismatik Osama.

Sebagian anggota Al-Qaeda memisahkan diri. Mereka mendeklarasikan Islamic State di Irak dan Suriah. Sekaligus mengangkat Abu Bakar Al-Baghdadi sebagai pemimpin.

BACA JUGA:

Nah, gerombolan ini punya doktrin yang berbeda dengan Al-Qaeda. Keanggotaannya lebih longgar. Sementara doktrinnya lebih gila. Mereka merekrut perempuan dan anak-anak untuk disiapkan jadi penyerang.

Target mereka lebih pada penciptaan ketakutan. Sebab IS memang dibangun dari terorke teror berikutnya. Gak ada sama sekali nuansa agama di masyarakat IS. Yang ada Srigala lapar biadab berkeliaran mencari mangsa.

Doktrin jihad IS kayak mie instan. Hanya butuh beberapa hari ngaji orang sudah bisa diarahkan jadi teroris.

Di Indonesia, gerombolan yang tadinya bergabung dengan jaringan JI, akhirnya mengikuti monster baru ini. Aman Abdurrahman di dapuk sebagai pemimpin spiritual. Dari Nusa Kambangan, Aman mengomandoi pengikutnya untuk membentuk Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

Tujuannya mendirikan Daulah Islamiyah di bawah naungan Abu Bakar Al-Baghdadi. Mereka merekrut anggota sebanyak-banyaknya. Kampanye media sosialnya termasuk gila.

Selain membeli senjata biaya terbesar yang dikeluarkan IS adalah untuk kampanye media sosial. Dari sana dicari bibit-bibit teroris baru.

BACA JUGA:

Untuk menambah efek dramatis pada ulahnya mereka banyak merekrut perempuan. Salah satu caranya, perempuan-perempuan gamang didekati. Didoktrin. Dinikahi. Lalu diarahkan jadi bomber.

Dengan pola yang longgar ini JAD berusaha merapat ke FPI. Sebagai Ormas yang tadinya terbuka, FPI adalah sarang penting untuk menjangkau lebih banyak orang gila.

FPI punya Munarman. Sejak jadi pembela Abu Bakar Baasyir ketika di YLBHI dulu, Munarman memang sudah menunjukkan arah ideologinya.

Selanjutnya Munarmanlah yang memberi ruang besar pada JAD untuk menerobos lebih dalam ke FPI.

Rizieq mempercayai Munarman. Mengangkatnya jadi sekretaris FPI. Mulailah Munarman mengarahkan kekuatan FPI mendekat ke IS melalui jalur JAD. Ia aktif membaiat anggota FPI bersumpah setia pada Abu Bakar Al-Baghdadi.

Atas dorongan Munarman yang makin kuat, FPI yang tadinya hanya organisasi sweeping berubah menjadi organisasi teror. Ideologi Ahlul sunnah wal jamaah (Aswaja) yang menjadi dasar FPI dialihkan menjadi Wahabi-Takfiri. Sedangkan Rizieq makin asyik dengan permainan Munarman. Ia tenggelam di bawah jargon imam besar.

Rizieq merasa dialah yang didaulat sebagai sentral gerakan. Padahal gak begitu. Munarman lebih suka mengarahkan FPI mengacu ke IS dibawah Abu Bakar Al-Baghdadi. Rizieq hanya digunakan sebagai tunganggan saja.

Tapi toh, Rizieq menikmati ditunggangi. Ceramahnya makin beringas. Perilakunya makin memuakkan. Ia didorong untuk terus melanggar hukum. Agar ditindak.

Dengan begitu, FPI bisa digerakkan untuk mengobarkan perlawanan secara masif. Orang-orang FPI yang sudah baiat ke IS menjadi senjata utama untuk membakar suasana. Rizieq dijadikan pemantik untuk tujuan gerakan yang lebih besar.

BACA JUGA:

Pemerintah tentu membaca pola ini. Akhirnya FPI dibubarkan.

Berbeda dengan JAD yang memang dirancang sebagai organisasi bawah tanah, FPI gak begitu. FPI adalah Ormas. Pernah terdaftar resmi. Keanggotanya menyebar seluruh Indonesia. Strukturnya ada sampai daerah.

Jika dikomandoi untuk bergerak, daya rusak FPI bakal jauh lebih mengerikan dibanding JAD atau JI. Sebab itu tadi. Simpatisan dan  anggotanya banyak. Masyarakat biasa yang gak sadar diracuni Doktrin kekerasan bisa disiapkan jadi algojo hidup.

Dengan meminjam doktrin IS, sepertinya FPI mengizinkan siapa saja untuk melakukan  ‘Amaliyah’. Lihat saja. Demo-demo FPI di sidang Rizieq dihiasi oleh ibu-ibu.

Para pengikut setia Rizieq menyambut dorongan untuk makin radikal. Mereka merencanakan serangan besar di Jakarta. Momennya adalah persidangan Rizieq.

Bom telah disiapkan. Jumlahnya bisa sampai 200 buah dengan daya ledak tinggi. Senjata telah diasah. Toko-toko Tionghoa dan pom bensin sudah diberi tanda untuk disasar. Tinggal tunggu momentum.

Untung saja jaringan FPI cepat terbongkar. Polisi menangkap Husein Hasni, Zulhaimi Agus, Ahmad Junaidi dan Bambang Setiono yang sedang bersiap melancarkan serangan.

Menurut penyidikan, para pe tolan FPI ini enginstruksikan seluruh jaringan FPI untuk menyiapkan takjil sendiri. Takjil adalah istilah mereka untuk bom.

BACA JUGA:

Awalnya serangan itu direncanakan hanya untuk menuntut Rizieq dibebaskan. Pada kenyataanya target mereka lebih gila lagi. Memulai api konflik di seluruh Indonesia untuk mengubah negeri ini menjadi di bawah naungan khilafah yang entah ada dimana itu.

FPI mau menghancurkan negeri berdaulat ini, untuk diubah menjadi sekelas kecamatan saja. Di bawah pemerintahan IS. Seperti di Syuriah dan Irak yang kaum permpuannya jadi budak seks IS.

FPI seperti sedang mengusahakan perempuan Indoensia dipersembahkan kepada para srigala yang akan diundang ke sini sesaat setelah huru hara tercipta.

Istri dan anak-anak perempuanmu mau disodorkan menjadi pemuas nafsu orang-orang barbar. Yang akan mulai merangsek dari seluruh dunia jika Indonesia dilanda kerusuhan agama.

Mengerikan, bukan?

“Mas, FPI kan punya imam besar. Saya sering bingung. Yang besar apanya, ya?, ” tanya Abu Kumkum. Oaalaaa, Kum, Kum.. (ARN)

Sumber: Fanpage Eko Kuntadhi

IKUTI TELEGRAM ARRAHMAHNEWS

About Arrahmahnews 31374 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.