NewsTicker

Israel Paling Diuntungkan dari Ketidakstabilan Yordania

Republik Islam Iran menentang ketidakstabilan internal dan campur tangan asing, dan percaya semua urusan internal negara harus diselesaikan dalam kerangka hukum

Israel Paling Diuntungkan dari Ketidakstabilan Yordania Pangeran Hamzah, Yordania

Iran, ARRAHMAHNEWS.COM Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Saeed Khatibzadeh mengatakan bahwa sidik jari Israel bisa ditemukan dalam setiap “hasutan” di negara-negara Islam. Ini termasuk perkembangan terkini di Yordania.

Dalam sebuah pernyataan pada hari Minggu (04/04), Khatibzadeh mengatakan bahwa setiap ketidakstabilan dan ketegangan internal di kawasan Asia Barat menguntungkan rezim Zionis.

BACA JUGA:

“Sidik jari rezim ini selalu dapat dilacak dalam segala hasutan di negara-negara Islam,” katanya.

Ia menekankan pentingnya perdamaian dan stabilitas di negara Arab itu, dan menyoroti hubungan damai Iran dengan Yordania.

Israel Paling Diuntungkan dari Ketidakstabilan Yordania

Pangeran Hamzah, Yordania

“Republik Islam Iran menentang ketidakstabilan internal dan campur tangan asing, dan percaya semua urusan internal negara harus diselesaikan dalam kerangka hukum,” tambahnya sebagaimana dikutip ifpnews.

Pernyataan Khatibzadeh muncul setelah pemerintah Yordania menangkap sejumlah tokoh terkenal atas dugaan persekongkolan melawan Raja Abdullah II.

BACA JUGA:

Menurut kantor berita Petra milik pemerintah Yordania, Bassem Awadallah, orang kepercayaan lama Raja Abdullah II yang kemudian menjadi menteri keuangan, dan Sharif Hassan bin Zaid, anggota keluarga kerajaan, termasuk di antara mereka yang ditangkap pada hari Sabtu.

Awadallah telah membantu memelopori reformasi ekonomi sebelum meninggalkannya sebagai kepala istana pada tahun 2008.

Ada laporan awal bahwa Pangeran Hamzah bin Hussein, mantan putra mahkota dan saudara tiri raja, juga ditangkap, tetapi kepala staf tentara Yordania membantah laporan tersebut dan mengatakan pangeran telah “menghentikan beberapa aktivitas dan kegiatan yang berlangsung yang dimanfaatkan untuk menargetkan keamanan dan stabilitas Yordania.” (ARN)

IKUTI TELEGRAM ARRAHMAHNEWS

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: