Berita Jatim

Seminggu, Pelaku Kekerasan Terhadap Jurnalis Tempo Belum Juga Ditetapkan Tersangka

Seminggu, Pelaku Kekerasan Terhadap Jurnalis Tempo Belum Juga Ditetapkan Tersangka

Surabaya, ARRAHMAHNEWS.COMSudah seminggu berjalan dugaan kasus kekerasan terhadap jurnalis Tempo, Nurhadi. Namun, hingga saat ini belum terang siapa saja para pelakunya. Termasuk juga belum ada pihak yang ditetapkan tersangka oleh Polda Jatim yang menangani perkara ini.

Fatkhul Khoir, koordinator advokasi Aliansi Anti Kekerasan Terhadap Jurnalis yang mendampingi korban Nurhadi menyampaikan berjalannya waktu penyelidikan dan penyidikan saat ini terungkap beberapa fakta baru. Yakni, munculnya nama diduga pelaku lain. “Heru. Tapi belum tahu heru anggota polisi mana,” ujarnya.

BACA JUGA:

Selain itu kata dia juga Kombespol Ahmad Yani dianggap tahu perihal kasus penyekapan Nurhadi saat di dalam gudang Gedung Resepsi, Bumimoro.

Seminggu, Pelaku Kekerasan Terhadap Jurnalis Tempo Belum Juga Ditetapkan Tersangka

Rekonstruksi Penyiksaan Wartawan Tempo, Nurhadi

“Ahmad Yani pada waktu penyekapan muncul. Dia keluar sekitar lima menit, menampakan kepalanya melihat tapi tidak ngapa-ngapain,” terang Khoir sapaan akrabnya.

Karena dianggap tahu ini Khoir meminta agar penyidik mampu mendalami peran dari Ahmad Yani. “Sejauh mana ketelibatan Yani? Kenapa dia nongol tapi tidak ngapa-ngapain, seperti mencegah,” tegas Khoir.

Selain itu jelas dia juga belum diketahui siapa sosok yang menutupi kepala korban Nurhadi dengan wadah plastik. Sehingga menghalangi pandangan dari korban.

“Ahmad Yani melihat dari lorong jarak lima meteran. Asumsi kami sejak awal tahu peristiwa itu. Kenapa dia melihat ke belakang,” beber Khoir.

Saksi kunci kata dia kembali melihat Yani pada saat korban Nurhadi disekap di dalam gudang. Dimana dia masih menggunakan pakaian persis yang sama saat duduk di pelaminan.

BACA JUGA:

“Saksi kunci yakin itu Yani karena sudah browsing wajah Yani. Waktu itu kan Yani melepas masker,” tuturnya.

Sebab itu Khoir meminta agar kasus ini tak berhenti pada dua nama saja sebagai pelaku. “Peran Heru melakukan pemukulan kemudian menakuti Nurhadi dengan bawa besi di atas kepala bentuk intimidatif,” lanjutnya.

Selain itu jelas dia juga belum diketahui siapa sosok yang menutupi kepala korban Nurhadi dengan wadah plastik. Sehingga menghalangi pandangan dari korban.

Terpisah media ini kemudian berusaha melakukan konfirmasi ke Kabid Humas Polda Jatim Kombespol Gatot Repli Handoko. Media ini sudah coba menelponnya melalui nomor seluler. Terdengar nada aktif namun tak dia angkat.

Sementara itu permohonan konfirmasi melalui Whats App dia jawab singkat. “Masih pemeriksaan saksi-saksi,” jawabnya saat ditanya apakah sudah ada pelaku yang ditetapkan tersangka. (ARN)

IKUTI TELEGRAM ARRAHMAHNEWS

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Arrahmahnews Media Terpercaya

Statistik Blog

  • 56.035.954 hit

Berlangganan ke Blog via Email

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabung dengan 7.552 pelanggan lain

Copyright © 2021 Arrahmahnews All Rights Reserved

To Top
%d blogger menyukai ini: