NewsTicker

Video Pangeran Hamzah Akui Dirinya Jadi Tahanan Rumah

Pangeran Hamzah bin Al-Hussein mengakui dirinya jadi tahanan rumah bersama istri dan anak-anaknya, dan menolak sebagai dalang kudeta

Video Pangeran Hamzah Akui Dirinya Jadi Tahanan Rumah Youtube, Pangeran Yordania Hamzah bin Al-Hussein

Yordania, ARRAHMAHNEWS.COM Pangeran Yordania Hamzah bin Al-Hussein dalam sebuah rekaman video yang bocor ke “BBC” melalui pengacaranya, mengatakan bahwa dia berada dalam tahanan rumah bersama istri dan anak-anaknya.

Sejumlah teman dan kenalannya telah ditangkap, pasukan pengawalnya ditarik, dan jalur komunikasi serta internet diputus. Saya benar-benar terisolasi.

BACA JUGA: 

Ini terjadi setelah tentara Yordania pada hari Sabtu, mengumumkan bahwa mereka telah meminta Pangeran Hamzah untuk menghentikan aktivitas yang ditujukan untuk menargetkan keamanan dan stabilitas Yordania dalam kerangka investigasi bersama yang dilakukan oleh layanan keamanan.

“Komandan tentara menyuruh saya untuk tinggal di rumah dan tidak menghubungi siapa pun,” katanya yang dikutip oleh Raialyoum.

Video Pangeran Hamzah Akui Dirinya Jadi Tahanan Rumah

Youtube, Pangeran Yordania Hamzah bin Al-Hussein

 

Dia juga melanjutkan, “Yordania menderita korupsi, otoriter dan penangkapan para pengkritik,” dan menambahkan “Saya bukan pihak dalam persekongkolan atau organisasi apa pun yang memperoleh dana dari asing”.

BACA JUGA:

Pangeran Hamzah bin Al-Hussein menegaskan bahwa yang terjadi merupakan titik balik yang sangat menyedihkan dan disesalkan.

Ini terjadi beberapa jam setelah Kepala Staf Angkatan Darat Yordania, Mayor Jenderal Yusef Ahmed Al-Huneiti, mengumumkan penangkapan Sharif Hassan bin Zaid, dan mantan kepala keamanan istana Basem Ibrahim Awadallah, dan beberapa perwira lainnya untuk alasan keamanan, menurut Kantor Berita Yordania.

Dia juga mengatakan bahwa penyelidikan terus berlanjut, dan hasilnya akan diumumkan dengan transparansi. Dia menekankan bahwa semua tindakan yang diambil dilakukan dalam kerangka hukum dan setelah penyelidikan ekstensif. Dia juga menegaskan bahwa tidak ada orang yang berada di atas hukum dan bahwa keamanan dan stabilitas Yordania lebih diutamakan daripada pertimbangan apa pun. (ARN)

IKUTI TELEGRAM ARRAHMAHNEWS

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: