NewsTicker

AS Klaim Siap Cabut Sanksi atas Iran

Kami siap untuk mencabut sanksi yang tidak sesuai dengan JCPOA [Rencana Aksi Komprehensif Bersama]," kata Price kepada para wartawan.

Amerika Serikat, ARRAHMAHNEWS.COM – Washington siap untuk mencabut sebagian sanksi yang sebelumnya dijatuhkan pada Iran sebagai cara untuk melanjutkan kepatuhan bersama dengan kesepakatan nuklir. Juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Ned Price, mengatakan hal ini pada konferensi pers, Rabu (07/04).

“Kami siap untuk mencabut sanksi yang tidak sesuai dengan JCPOA [Rencana Aksi Komprehensif Bersama],” kata Price kepada para wartawan.

Sputnik melaporkan bahwa juru bicara kemenlu AS itu mengatakan negaranya mendukung formula “kepatuhan untuk kepatuhan” dan menjanjikan tidak akan ada gerakan sepihak.

Langkah itu dilakukan di tengah negosiasi yang berkelanjutan di Wina antara kelompok negara P5 + 1, pihak-pihak penandatangan perjanjian pada tahun 2015 yaitu China, Prancis, Rusia, Inggris, Amerika Serikat dan Jerman.

BACA JUGA:

Jalan kembali ke pemulihan penuh JCPOA terlihat lebih dekat menyusul tuntutan berkepanjangan dari Washington dan Teheran, dengan AS mendesak Iran untuk kembali ke komitmen nuklirnya, dan republik Islam itu bersikeras bahwa Gedung Putih harus membuat langkah pertama dengan mencabut sanksi atas negaranya.

Mantan presiden AS, Donald Trump, secara sepihak menarik AS dari kesepakatan pada 2018, dan menjatuhkan sanksi ekonomi yang keras terhadap Teheran, mengklaim bahwa republik Islam telah melanggar kesepakatan, sesuatu yang dibantah oleh Iran.

Tiga tahun kemudian, es tampaknya mulai pecah dengan kelompok P5 + 1 berkumpul untuk membahas pemulihan kesepakatan, tanpa pembicaraan langsung antara delegasi Iran dan Amerika. Presiden Iran Hassan Rouhani pada hari Rabu menyambut baik negosiasi tersebut sebagai “kemenangan rakyat Iran “, menegaskan kembali kesiapan Teheran untuk melanjutkan kepatuhan dengan kewajiban JCPOA.

BACA JUGA:

Departemen Luar Negeri AS juga memuji negosiasi Wina yang sedang berlangsung sebagai langkah maju, menggambarkan proses tersebut sebagai “konstruktif” dan “berpotensi menguntungkan”. Pada hari Rabu, Price mengungkapkan bahwa AS telah berkonsultasi dengan sekutu Eropa mereka, dengan mitra Rusia dan China.

Mengomentari kemajuan negosiasi pada hari Selasa, perwakilan tetap Rusia untuk organisasi internasional di Wina, Mikhail Ulyanov, menggambarkan sikap AS terhadap Iran sebagai “seimbang”. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: