Fasilitas Nuklirnya Disabotase, Tehran: Iran Berhak Lakukan Pembalasan

Iran, ARRAHMAHNEWS.COM – Kepala Organisasi Energi Atom Iran (AEOI) mengecam tindakan sabotase terhadap situs nuklir negara itu, mengatakan bahwa Iran berhak untuk bertindak terhadap pelaku insiden Natanz. Ia menegaskan bahwa komunitas internasional, serta Badan Energi Atom Internasional (IAEA), harus mengusut “terorisme nuklir” yang menargetkan fasilitas Iran ini.

Pernyataan Ali Akbar Salehi tersebut disampaikan beberapa jam setelah juru bicara AEOI mengatakan pada hari Minggu bahwa sebuah insiden terjadi di jaringan distribusi listrik fasilitas nuklir Shahid Mostafa Ahmadi Roshan di Natanz, sebuah pusat pengayaan uranium yang terletak di kota dengan nama yang sama di provinsi tengah Iran, Isfahan.

BACA JUGA:

“Republik Islam Iran, sementara mengutuk tindakan tercela ini, menggarisbawahi perlunya komunitas internasional dan Badan Energi Atom Internasional (IAEA) untuk menangani terorisme nuklir ini dan berhak untuk mengambil tindakan terhadap dalang, pelaku dan konspirator aksi [ terorisme], ini” kata Salehi sebagaimana dikutip Press TV, Minggu (11/04).

Ia menambahkan bahwa Republik Islam akan secara serius mengejar pengembangan teknologi nuklirnya, di satu sisi, dan melakukan upaya untuk menghapus sanksi AS yang menindas, di sisi lain, sehingga mereka yang memerintahkan tindakan teroris ini tidak akan mencapai tujuannya.

Menurut kepala AEOI, tindakan yang terjadi di fasilitas pengayaan Natanz menunjukkan kegagalan mereka, yang menentang kemajuan industri dan politik negara itu dengan cara mencegah kemajuan luar biasa Iran dalam program nuklirnya dan menghalangi pembicaraan yang berhasil yang bertujuan untuk menghapus sanksi yang menindas.

Behrouz Kamalvandi, juru bicara AEOI, mengumumkan kejadian tersebut pada hari sebelumnya, mengatakan bahwa kejadian tidak menyebabkan polusi atau kematian manusia.

BACA JUGA:

Kamalvandi menambahkan, penyebab kejadian tersebut sedang dalam penyelidikan dan informasi selanjutnya akan diumumkan nanti.

Reuters melaporkan bahwa Radio publik Israel mengutip sumber intelijen tak dikenal pada hari Minggu yang mengatakan bahwa agen mata-mata Israel Mossad melakukan serangan dunia maya terhadap fasilitas nuklir Natanz Iran.

Fasilitas Natanz adalah salah satu situs yang dipantau oleh IAEA di bawah kesepakatan nuklir bersejarah tahun 2015, yang secara resmi dikenal sebagai Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA), antara Iran dan sekelompok kekuatan dunia. (ARN)

About Arrahmahnews 29507 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.