Menhan AS Tegaskan Komitmen Washington Lindungi Israel

Israel, ARRAHMAHNEWS.COM Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin yang telah melakukan perjalanan ke wilayah pendudukan Palestina, menegaskan kembali komitmen AS untuk melindungi rezim Israel.

“Kami berkomitmen untuk keamanan Israel,” kata Austin pada konferensi pers bersama dengan menteri perang Israel Benny Gantz. Ia menambahkan bahwa Washington memandang aliansi dengan Tel Aviv sebagai pusat keamanan regional.

Menurut media Israel yang dikutip Mehr News, Austin juga menekankan dukungan Washington untuk normalisasi hubungan antara rezim Zionis dan negara-negara Arab.

“Saya menekankan kepada Sekretaris Austin bahwa Israel memandang Amerika Serikat sebagai mitra penuh di semua teater operasional, tidak terkecuali Iran,” kata Gantz.

BACA JUGA:

Mengulangi tuduhan terhadap Teheran, menteri perang itu menunjuk ke kesepakatan nuklir dan pembicaraan yang sedang berlangsung, mengklaim, “Dan kami akan bekerja sama dengan sekutu Amerika kami, untuk memastikan bahwa setiap perjanjian baru dengan Iran akan mengamankan kepentingan vital dunia dan Amerika Serikat, mencegah perlombaan senjata berbahaya di kawasan, dan melindungi Israel. “

Menurut Mehr, pernyataan ironis ini disampaikan Gantz sementara AS sendiri telah mengubah kawasan Asia Barat menjadi arena perlombaan senjata dengan menjual senjata bernilai miliaran dolar ke berbagai negara kawasan, menciptakan ketidakstabilan di kawasan tersebut.

Sementara itu, rezim Israel telah menjadi salah satu penentang kesepakatan nuklir Iran, yang secara resmi dikenal sebagai JCPOA, dan dilaporkan telah mengadakan pembicaraan dengan delegasi Amerika mengenai pandangan pemerintahan Biden tentang kesepakatan tersebut.

BACA JUGA:

Iran telah mengurangi komitmen pada kesepakatan dengan cara yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan menurut teks JCPOA, sebagai tanggapan atas penarikan sepihak AS dari kesepakatan tersebut. Teheran mengatakan semua sanksi yang telah dijatuhkan terhadap Iran selama pemerintahan Trump harus dicabut sebagai syarat agar Iran kembali mematuhi kesepakatan sepenuhnya. (ARN)

About Arrahmahnews 30001 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.