Agenda AS di Irak Tidak Lain Kecuali ‘Kehancuran’

Agenda AS di Irak Tidak Lain Kecuali 'Kehancuran'
Agenda AS di Irak Tidak Lain Kecuali 'Kehancuran'

Amerika, ARRAHMAHNEWS.COM – Amerika Serikat “secara sistematis” menghancurkan Irak selama 30 tahun, dan tidak mencari apa pun “selain kehancuran” di kawasan Asia Barat, kata Bill Dores, seorang penulis untuk Struggle / La Lucha dan aktivis antiperang.

“Tidak ada pembenaran bagi suatu negara untuk mempertahankan pasukan di tanah negara lain yang bertentangan dengan keinginan pemerintah dan rakyatnya,” kata Dores kepada Press TV dalam sebuah wawancara pada hari Senin. “Itu benar di Irak. Itu benar di Suriah.”

Pada awal 2003, AS menginvasi Irak dengan dalih yang kemudian dibantah bahwa rezim Saddam Hussein memiliki senjata pemusnah massal.

Baca: 

“Militer AS telah menghancurkan Irak secara sistematis selama 30 tahun terakhir. Itu telah membunuh ratusan ribu warga sipil Irak dengan peluru, bom, dan sanksi, serta membuat jutaan orang mengungsi,” kata Dores.

Agenda AS di Irak Tidak Lain Kecuali 'Kehancuran'
Agenda AS di Irak Tidak Lain Kecuali ‘Kehancuran’

Petualangan AS di Irak dan Suriah juga menyebabkan munculnya terorisme Daesh Takfiri, dia lebih lanjut menekankan.

“Pada 2014, pasukan AS kembali ke Irak dengan dalih memerangi Daesh. Tetapi intervensi AS sebenarnya telah membantu dan mendukung kebangkitan ISIS (Daesh) dan organisasi teroris lainnya.”

AS bahkan membunuh tokoh anti-ISIS terkemuka, yaitu Letnan Jenderal Qassem Soleimani, komandan anti-teror Iran, dan Abu Mahdi al-Muhandis, wakil komandan pasukan anti-teror Hashd al-Sha’abi Irak.

“Agenda AS di Irak dan kawasan tidak lain adalah penghancuran sehingga perusahaan-perusahaan AS dapat memperoleh kembali cengkeraman pasokan energi dunia. Ini adalah kejahatan terhadap rakyat Irak dan rakyat di Amerika Serikat,” tambah Dores.

Dia lebih jauh menyinggung kutipan dari aktivis Afrika-Amerika Dr. Martin Luther King Jr. sehubungan dengan perang AS di Vietnam.

“Hal yang sama berlaku untuk perang tak berujung Washington untuk perampasan di wilayah yang mereka sebut ‘Timur Tengah’. Amerika Serikat harus menyesuaikan diri dengan keinginan rakyat Irak dan segera membawa semua pasukannya keluar dari negaranya. Itu harus mengakhiri semua intervensi terbuka dan terselubung di bagian dunia yang mencakup sanksi dan senjata kepada Israel,” Dores menyimpulkan. (ARN)

About Arrahmahnews 31222 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.