Juru Bicara AEOI Terluka saat Kunjungi Fasilitas Natanz

Juru Bicara AEOI Terluka saat Kunjungi Fasilitas Natanz
Juru bicara Organisasi Energi Atom Iran (AEOI) Behrouz Kamalvandi

Iran, ARRAHMAHNEWS.COM Juru bicara Organisasi Energi Atom Iran (AEOI) Behrouz Kamalvandi terluka dalam kecelakaan saat mengunjungi Fasilitas Nuklir Natanz.

Menurut laporan media Iran yang dikutip Al-Manar, beberapa jam setelah serangan teroris terjadi di jaringan distribusi listrik fasilitas nuklir Shahid Mostafa Ahmadi Roshan di Natanz pada hari Minggu, Kamalvandi mengunjungi situs tersebut bersama dengan kepala AEOI Ali-Akbar Salehi dan mengalami cedera saat melakukan inspeksi.

BACA JUGA:

Juru bicara AEOI itu segera dipindahkan ke rumah sakit di kota terdekat Kashan. Menurut kepala universitas kedokteran Kashan, Alireza Moraveji, insiden tersebut terjadi saat pemeriksaan dimana Kamalvandi jatuh dari ketinggian tujuh meter.

Juru Bicara AEOI Terluka saat Kunjungi Fasilitas Natanz
Juru bicara Organisasi Energi Atom Iran (AEOI) Behrouz Kamalvandi

Ia menambahkan bahwa kesehatan juru bicara AEOI secara keseluruhan baik-baik saja, tetapi pergelangan kaki dan kepalanya mengalami patah tulang.

BACA JUGA:

Menyusul pemadaman listrik di fasilitas Natanz pada hari sebelumnya, Salehi mengecam “tindakan sabotase” itu, dengan mencatat bahwa komunitas internasional, serta Badan Energi Atom Internasional (IAEA), harus menangani “terorisme nuklir” yang menargetkan Fasilitas Iran.

Natanz adalah pusat pengayaan uranium yang terletak di kota dengan nama yang sama di provinsi tengah Iran, Isfahan.

Itu adalah salah satu situs yang dipantau oleh Badan Energi Atom Internasional (IAEA) di bawah kesepakatan nuklir 2015 antara Teheran dan negara-negara besar, yang secara resmi dikenal sebagai Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA). (ARN)

IKUTI TELEGRAM ARRAHMAHNEWS

About Arrahmahnews 30631 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.