AS Bertanggung Jawab atas Kebijakan Kriminalnya di Suriah

Suriah, ARRAHMAHNEWS.COM – Damaskus menegaskan AS bertanggung jawab penuh atas kebijakan kriminalnya terhadap Suriah, dan mendesak Washington untuk menghentikan intervensinya dalam urusan dalam negeri negara Arab dan mengkompensasi kerugian yang diderita negara sebagai akibat dari agresi dan penyebaran pasukan Amerika.

“Perkembangan dan fakta tidak diragukan lagi telah membuktikan keterlibatan AS dan proksinya di seluruh kawasan dan di seluruh dunia dalam perang melawan teroris yang belum pernah terjadi sebelumnya melawan Republik Arab Suriah,” kata Kementerian Luar Negeri dan Ekspatriat Suriah dalam sebuah pernyataan yang dikutip SANA pada hari Selasa.

Baca: 

Pernyataan tersebut menggambarkan kampanye teroris dan ekonomi yang sedang berlangsung melawan Suriah sebagai proyek destruktif yang bertujuan untuk mengkonsolidasikan pendudukan militer AS di wilayah tersebut dan mengamankan dominasi rezim Israel atas sumber daya alamnya.

Mantan pemerintahan AS [Presiden Donald Trump] tidak berhenti pada penandatanganan proklamasi yang mengakui kedaulatan Israel atas Dataran Tinggi Golan yang direbut dari Suriah selama Perang Enam Hari 1967. Pemerintahan itu dan penggantinya [dipimpin oleh Presiden Joe Biden] menerapkan kebijakan baru. Washington sekarang secara langsung melakukan intervensi di timur laut Suriah melalui dukungan terhadap separatis, dan pasukan militernya sama-sama menembaki infrastruktur sipil dan menjarah minyak mentah serta tanaman gandum di daerah itu,” kata kementerian itu.

Pernyataan itu juga mengutuk pasukan Amerika karena bergerak melintasi perbatasan Irak-Suriah setiap hari.

Penyelundupan minyak dan biji-bijian Suriah yang dilakukan berulang kali oleh pasukan AS merupakan pelanggaran berat terhadap kedaulatan Suriah dan negara tetangga Irak, dan melanggar resolusi Dewan Keamanan PBB yang semuanya mendesak untuk menghormati kedaulatan Suriah dan integritas teritorialnya, kementerian luar negeri menambahkan.

“Republik Arab Suriah menganggap pemerintah AS bertanggung jawab atas konsekuensi dari kebijakan kriminalnya terhadap rakyat Suriah, dan menyerukannya untuk membayar kompensasi kerugian dramatis yang diderita oleh Suriah sebagai akibat dari agresi militer AS dan pendudukan,” bunyi pernyataan itu. (ARN)

About Arrahmahnews 29539 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.