Putri Tokoh Hamas yang Ditahan Saudi Desak Kerajaan Bebaskan Ayahnya

Putri Tokoh Hamas yang Ditahan Saudi Desak Kerajaan Bebaskan Ayahnya
Mohammed al-Khudari

Palestina, ARRAHMAHNEWS.COM Putri seorang pejabat tinggi gerakan perlawanan Islam Palestina, Hamas, mendesak Raja Arab Saudi Salman untuk memerintahkan pembebasan segera ayah dan saudara laki-lakinya di tengah pandemi virus korona baru dan dikesempatan bulan suci Ramadhan semakin dekat.

Mai al-Khudari, dalam sambutan pers kepada Pusat Informasi Palestina, meminta raja Saudi dan Putra Mahkota Mohammed bin Salman untuk segera membebaskan Mohammed al-Khudari yang berusia 81 tahun serta putranya, Hani, dan mengirim mereka kembali ke Palestina.

BACA JUGA:

“Ayah dan saudara laki-laki saya tidak bersalah, dan kami menyerukan kepada Arab Saudi untuk mengambil langkah cepat untuk memaafkan mereka dan warga Palestina lainnya yang ditangkap tanpa kesalahan,” katanya sebagaimana dikutip Press TV.

Putri Tokoh Hamas yang Ditahan Saudi Desak Kerajaan Bebaskan Ayahnya
Mohammed al-Khudari

Ia juga mengungkapkan keprihatinan keluarganya yang besar atas kondisi kesehatan dan kehidupan ayah dan saudara laki-lakinya, terutama sehubungan dengan penyebaran virus korona baru yang sangat menular.

Bulan lalu, Amnesty International mengatakan Khudari dan putranya dibawa ke Pengadilan Kriminal Khusus (SCC) di ibu kota Riyadh sebagai bagian dari persidangan massal terhadap 68 orang atas tuduhan palsu di bawah apa yang disebut undang-undang kontra-terorisme.

Mereka ditangkap secara sewenang-wenang pada 4 April 2019 dan tetap ditahan tanpa dakwaan hingga 8 Maret tahun ini. Kedua pria tersebut dihilangkan secara paksa selama satu bulan setelah penangkapan mereka, dan ditahan tanpa komunikasi serta ditahan di sel isolasi selama dua bulan berikutnya penahanan mereka.

BACA JUGA:

Sebulan setelah penahanan pejabat senior Hamas, istrinya menerima panggilan telepon dari pihak berwenang di Penjara Dhahban (penjara dengan keamanan maksimum) dekat kota pelabuhan Laut Merah Jeddah untuk meminta catatan medisnya. Dua minggu sebelum penangkapannya, Khudari telah menjalani operasi.

Khudari saat ini ditahan di Penjara al-Hai di Riyadh, sementara putranya ditahan di Penjara Dhahban. Sidang pengadilan mereka berikutnya dijadwalkan pada 5 Mei.

Khudari telah tinggal di Arab Saudi selama lebih dari 30 tahun, dan mewakili Hamas antara pertengahan 1990-an dan 2003 di kerajaan tersebut.

Putranya juga seorang profesor universitas dan tidak memiliki afiliasi politik. Kedua pria tersebut tidak memiliki perwakilan hukum sejak penangkapan mereka. (ARN)

IKUTI TELEGRAM ARRAHMAHNEWS

About Arrahmahnews 29423 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.