Amerika Latin

Raul Castro Mengundurkan Diri Jadi Ketua Partai Komunis Kuba

Kuba, ARRAHMAHNEWS.COM Pemimpin Kuba Raul Castro pada hari Jumat (16/04) menyatakan bahwa dirinya mengundurkan diri sebagai kepala Partai Komunis Kuba, mengakhiri era kepemimpinan formal yang dimulai saudaranya Fidel dengan revolusi tahun 1959 di negara itu.

Castro yang berusia 89 tahun membuat pengumuman itu dalam pidatonya pada pembukaan kongres kedelapan dari partai yang berkuasa.

BACA JUGA:

Ia berkata bahwa ia pensiun dengan perasaan telah “Memenuhi misinya dan yakin akan masa depan tanah air”.

Agu 7, 2022

Raul Castro

“Tidak ada, tidak ada, tidak ada yang memaksa saya untuk membuat keputusan ini,” kata Castro, yang pidatonya di depan Kongres tertutup itu disiarkan di televisi pemerintah.

“Selama saya hidup, saya akan siap dengan kaki saya di sanggurdi untuk mempertahankan tanah air, revolusi dan sosialisme dengan kekuatan yang lebih besar dari sebelumnya,” tambahnya sebagaimana dikutip AP.

BACA JUGA:

Castro tidak mengatakan siapa yang akan ia dukung sebagai penggantinya menduduki kursi  sekretaris pertama Partai Komunis. Namun sebelumnya ia mengindikasikan lebih suka menyerahkan kendali kepada Miguel Díaz-Canel yang berusia 60 tahun. Seseorang yang menggantikannya sebagai presiden pada tahun 2018 dan merupakan pembawa standar generasi loyalis lebih muda yang telah mendorong pembukaan ekonomi tanpa menyentuh sistem satu partai Kuba.

Foto-foto yang dirilis oleh Kantor Berita resmi Kuba menunjukkan Castro, mengenakan seragam hijau zaitun, memasuki kompleks dengan Díaz-Canel di sisinya.

Pensiunnya Castro berarti untuk pertama kalinya selama lebih dari enam decade, rakyat Kuba tidak akan dipimpin langsung oleh seorang Castro secara resmi. (ARN)

IKUTI TELEGRAM ARRAHMAHNEWS

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: