Yerusalem Memanas! Lebih dari 100 Warga Palestina Terluka dalam Bentrok dengan Pemukim Zionis

Yerusalem Memanas! Lebih dari 100 Warga Palestina Terluka dalam Bentrok dengan Pemukim Zionis
Palestina Memanas

Palestina, ARRAHMAHNEWS.COM Seratus lebih warga Palestina terluka dalam bentrokan di Gerbang Damaskus Kota Tua Yerusalem al-Quds, ketika aktivis Palestina memberikan perlawanan mereka terhadap ratusan pemukim Israel sayap kanan dan ekstremis yang meneriakkan “Matilah orang Arab” dalam demonstrasi mereka di pusat kota yang diduduki.

Kota Tua adalah rumah bagi Masjid al-Aqsa yang merupakan situs tersuci ketiga dalam Islam.

BACA JUGA:

Masyarakat Bulan Sabit Merah Palestina mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa setidaknya 105 warga Palestina terluka, termasuk 22 orang yang dirawat di rumah sakit.

Sebelumnya pada Kamis, sekitar 300 anggota kelompok supremasi Lehava ambil bagian dalam pawai tersebut.

Kelompok ini terkenal karena penggunaan intimidasi, pelecehan dan kekerasan untuk menghentikan perkawinan campur dan asimilasi orang Yahudi dengan non-Yahudi, dan mencoba untuk membungkam aktivitas publik non-Yahudi di Wilayah Pendudukan, termasuk koeksistensi.

Yerusalem Memanas! Lebih dari 100 Warga Palestina Terluka dalam Bentrok dengan Pemukim Zionis
Palestina Memanas

Para pemrotes Lehava, yang dipimpin oleh ketua sayap kanan Benzi Gopstein, yang telah melakukan kekerasan, rasisme, dan teror, meneriakkan “Matilah orang Arab!” dan “Orang Arab keluar!”

Rekaman video yang beredar di media sosial menunjukkan polisi dan ratusan pengunjuk rasa berlarian di jalan-jalan ketika suara granat setrum bergema di latar belakang.

BACA JUGA:

Sebuah video dari tempat kejadian menunjukkan pemuda sayap kanan Israel menyerang sebuah rumah warga Palestina di dalam Kota Tua Yerusalem al-Quds.

Suara tangis anak-anak terdengar saat seorang wanita, berteriak “Berhenti” dalam bahasa Arab sementara beberapa remaja melempar benda ke rumahnya.

Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas mengutuk bentrokan kekerasan Kamis malam di Yerusalem al-Quds, dengan mengatakan dia “menganggap Pendudukan Israel bertanggung jawab penuh atas kemerosotan serius ini.”

“Pemukim dan kelompok ekstrim sayap kanan mendorong pembunuhan orang Arab dengan perlindungan tentara dan polisi Israel,” kata Abbas dalam sebuah pernyataan.

Perdana Menteri Otoritas Palestina Mohammad Shtayyeh juga menyebut aksi para pemuda Arab yang melawan aksi anti-Arab dari pemukim ilegal sebagai heroik.

“Adegan kepahlawanan yang muncul dari jalan-jalan dan gang-gang kota al-Quds malam ini dari pemuda al-Quds yang tak bersenjata, dengan kemauan dan tekad kuat saat mereka melawan serangan pemukim, menegaskan sekali lagi kegagalan rencana Israel untuk Yahudisasi kota suci ini,” kata Shtayyeh.

Gerakan perlawanan Hamas juga mengutuk rezim Tel Aviv atas bentrokan tersebut, menyebutnya sebagai plot Israel melawan Masjid suci Al-Aqsa. (ARN)

IKUTI TELEGRAM ARRAHMAHNEWS

About Arrahmahnews 29522 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.