Damaskus Seru Tekanan Internasional Hentikan Kekejaman Turki di Hasakah

Damaskus Seru Tekanan Internasional Hentikan Kekejaman Turki di Hasakah
Damaskus Seru Tekanan Internasional Hentikan Kekejaman Turki di Hasakah

Damaskus, ARRAHMAHNEWS.COM Damaskus menyerukan tekanan internasional pada pasukan pendudukan Turki untuk menghentikan mereka dari memutuskaan akses ke air minum melalui stasiun pompa air Alouk di kota Hasakah dan pinggirannya.

Kantor berita resmi Suriah SANA melaporkan bahwa dalam sebuah pernyataan pada hari Minggu (25/04), Kementerian Luar Negeri Suriah mengatakan bahwa pasukan Turki sekali lagi telah memutus akses ke air minum, yang dipompa dari stasiun Alouk, di kota Hasakah dan pinggirannya selama lebih dari 16 hari berturut-turut, mempengaruhi lebih dari satu juta warga Suriah yang tengah adalam situasi kesehatan kritis terkait dengan pandemi virus corona.

BACA JUGA:

Kementerian tersebut mengulangi kecaman kerasnya atas praktik kriminal berulang oleh pasukan Turki dan meminta organisasi internasional, terutama PBB dan Komite Palang Merah Internasional (ICRC), untuk menyoroti pelanggaran semacam itu dan dampak bencana mereka terhadap rakyat Suriah.

Damaskus Seru Tekanan Internasional Hentikan Kekejaman Turki di Hasakah
Damaskus Seru Tekanan Internasional Hentikan Kekejaman Turki di Hasakah

 

“Praktik brutal yang berulang ini terjadi lebih dari 23 kali sejak Oktober 2019,” kata Kementerian Luar Negeri Suriah, seraya menambahkan bahwa tindakan tersebut melanggar ketentuan hukum internasional.

Pernyataan itu juga mengatakan bahwa Wakil Menteri Luar Negeri Suriah Bashar al-Jaafari pada Minggu pagi memanggil perwakilan Koordinator Residen PBB dan badan-badan PBB yang beroperasi di Suriah serta perwakilan ICRC di Suriah dan memberi tahu mereka tentang keseriusan masalah tersebut.

“Al-Jaafari juga meminta mereka untuk segera melakukan perjalanan ke New York dan Jenewa untuk menghentikan “eskalasi Turki yang tidak dapat dibenarkan ini” terhadap warga Suriah di provinsi Hasakah,” bunyi pernyataan itu lebih lanjut. (ARN)

IKUTI TELEGRAM ARRAHMAHNEWS

About Arrahmahnews 29507 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.