Rusia: Pembalasan atas Tindakan Bermusuhan AS Akan Segera Dilaksanakan

Rusia: Pembalasan atas Tindakan Bermusuhan AS Akan Segera Dilaksanakan
Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Ryabkov

Rusia, ARRAHMAHNEWS.COM Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Ryabkov pada hari Senin memberi tahu Kuasa Usaha AS di Moskow, Bart Gorman, bahwa tindakan pembalasan yang lebih banyak sehubungan dengan tindakan permusuhan AS akan segera menyusul.

“Beberapa aspek penting dari hubungan bilateral telah dibahas. Diplomat AS telah diberikan catatan Kementerian Luar Negeri Rusia tentang amandemen aturan yang berlaku mengenai bepergian keliling Rusia untuk dipatuhi oleh personel kedutaan besar AS dan kantor konsuler,” kata kementerian luar negeri, sebagaimana dilaporkan TASS.

BACA JUGA:

“Pihak AS telah diberitahu bahwa dalam waktu dekat langkah-langkah lebih lanjut akan diambil berdasarkan pernyataan Kementerian Luar Negeri Rusia pada 16 April, di mana kedutaan AS akan diinformasikan pada waktunya,” tambahnya.

Rusia: Pembalasan atas Tindakan Bermusuhan AS Akan Segera Dilaksanakan
Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Ryabkov

Pada 15 April, Presiden AS Joe Biden menandatangani perintah eksekutif untuk menjatuhkan sanksi kepada Rusia. Diantaranya, Washington melarang perusahaan negaranya memperoleh kewajiban utang Rusia yang dikeluarkan oleh Bank Sentral, Dana Kekayaan Nasional, dan Kementerian Keuangan.

Selain itu, Departemen Perdagangan menjatuhkan sanksi pada 16 organisasi dan 16 individu, yang diduga bertanggung jawab atas rumor campur tangan Rusia dalam pemilu AS. Selain itu, sanksi diberlakukan terhadap delapan individu dan badan hukum yang terkait dengan Krimea.

BACA JUGA:

Amerika Serikat kemudian juga mengumumkan pengusiran sepuluh diplomat dari kedutaan Rusia di Washington. Pihak Amerika berpendapat bahwa personel tersebut termasuk “perwakilan dari badan intelijen Rusia”.

Pada 16 April, Rusia mengumumkan tindakan pembalasan. Duta besar AS direkomendasikan untuk berangkat ke Washington untuk konsultasi. Sepuluh diplomat AS diperintahkan untuk meninggalkan Moskow dan sebuah prosedur diluncurkan yang akan mencegah misi diplomatik AS mempekerjakan warga Rusia dan negara ketiga.

Selain itu, Rusia memberlakukan larangan masuk pada delapan pejabat tinggi dan mantan pejabat tinggi AS dan orang-orang yang bertanggung jawab untuk merancang dan menjalankan kebijakan anti-Rusia, termasuk jaksa agung AS, direktur FBI, direktur Intelijen Nasional, sekretaris keamanan dalam negeri dan direktur dari Biro Penjara Federal. (ARN)

IKUTI TELEGRAM ARRAHMAHNEWS

About Arrahmahnews 30623 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.