Amerika

Amerika Serikat Kerahkan Dua Pembom B-52 ke Qatar

Amerika Serikat Kerahkan Dua Pembom B-52 ke Qatar

Amerika Serikat telah mengerahkan dua pembom B-52 tambahan di Pangkalan Angkatan Udara Al-Udeid, Qatar, ketika Pentagon dan NATO memulai penarikan pasukan

Amerika, ARRAHMAHNEWS.COM – Sebuah laporan dikeluarkan oleh Voice of America mengungkapkan bahwa Amerika Serikat telah mengerahkan dua pembom B-52 tambahan di Pangkalan Angkatan Udara Al-Udeid, Qatar, ketika Pentagon dan NATO memulai penarikan pasukan sepenuhnya dari negara itu dalam beberapa hari mendatang.

Laporan yang dikutip oleh agensi Al-Maalomah, menyatakan bahwa “Angkatan Udara AS mengumumkan dalam sebuah pernyataan bahwa pembom B-52 akan bergabung dengan dua pembom lainnya yang tiba di pangkalan udara Al-Udeid pada minggu lalu dan akan bertanggung jawab untuk memastikan perlindungan pasukan AS dan NATO di Afghanistan jika perlu karena mereka akan meninggalkan negara itu mulai 1 Mei mendatang.”

BACA JUGA: 

Dia menambahkan, “Menurut pejabat militer Amerika, Pentagon sedang mengumpulkan kekuatan 650 tentara yang akan dikirim ke Afghanistan untuk melindungi pasukan Amerika dari proses meninggalkan negara Asia di samping penempatan pembom berat.”

Sementara itu, “Komandan pasukan NATO di Afghanistan, Jenderal Scott Miller,” mengatakan bahwa “pasukan akan terus memiliki sarana dan kemampuan militer untuk sepenuhnya melindungi diri mereka sendiri selama penarikan dan akan mendukung pasukan keamanan Afghanistan,” katanya.

“Saat kami mundur hingga ke angka nol pasukan Amerika, kami akan menyerahkan pangkalan (militer) kepada Kementerian Pertahanan (Afghanistan) dan pasukan pemerintah lainnya,” tambahnya. Pejabat militer AS mengatakan bahwa Presiden AS Joe Biden berencana untuk mengakhiri perang terlama Amerika Serikat, tetapi berusaha mempertahankan pengaruh militernya dan kemampuan untuk melakukan serangan udara di Afghanistan pada saat bersamaan.

Sementara itu, Taliban mengancam akan melanjutkan serangan terhadap pasukan asing di Afghanistan jika Washington tidak memenuhi tenggat waktu yang disepakati pada 1 Mei antara para militan dan mantan pemerintahan AS. (ARN)

IKUTI TELEGRAM ARRAHMAHNEWS

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Arrahmahnews Media Terpercaya

Statistik Blog

  • 56.026.123 hit

Berlangganan ke Blog via Email

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabung dengan 7.550 pelanggan lain

Copyright © 2021 Arrahmahnews All Rights Reserved

To Top
%d blogger menyukai ini: