Fokus

Pemukim Ilegal serang Warga Palestina Pasca Penembakan Tentara Israel

Pemukim Ilegal serang Warga Palestina Pasca Penembakan Tentara Israel

Pemukim ilegal Israel secara fisik menyerang Mohammad Salman saat ia sedang menggembala, menyebabkan ia mengalami cedera kepala, dan dilarikan ke Rumah Sakit

Israel, ARRAHMAHNEWS.COM – Seorang pria Palestina terluka pada hari Senin (03/04) setelah diserang oleh pemukim Israel di kota Far’ata, timur kota Qalqilya, di sebelah barat kota Nablus, wilayah pendudukan Tepi Barat. Serangan itu terjadi sekitar tengah hari waktu setempat.

Ghassan Daghlas, yang memantau aktivitas pemukiman kolonial Israel di Tepi Barat utara, mengatakan kepada WAFA bahwa sejumlah pemukim dari pemukiman ilegal Israel di Havat Gilad secara fisik menyerang Mohammad Salman saat dia sedang menggembalakan ternak di tanah milik pribadinya, menyebabkan ia mengalami cedera kepala, mengharuskannya dilarikan ke rumah sakit untuk perawatan medis.

BACA JUGA:

Serangan itu menyusul dua insiden kekerasan di wilayah Palestina pada minggu sore. Tiga tentara Zionis Israel terluka parah dalam penembakan di utara Tepi Barat dan dibawa ke rumah sakit.

Pemukim Ilegal serang Warga Palestina Pasca Penembakan Tentara Israel

Israel

 

Media Palestina, Palestine Al-Yawm, yang dikutip Mehr News pada Senin (03/05) meyebut bahwa penembakan itu terjadi di dekat pos pemeriksaan militer rezim Israel di distrik “Zatra”. Situs web tersebut mengatakan bahwa dua dari tentara Zionis yang terluka berada dalam kondisi kritis.

Saksi mata mengatakan bahwa seorang Palestina turun dari mobil di dekat pos pemeriksaan militer dan mulai menembaki pasukan pendudukan tersebut.

BACA JUGA:

Penembak itu masuk ke mobil setelah operasinya berhasil dan meninggalkan tempat kejadian. Setelah penembakan, pasukan rezim Zionis menutup jalan menuju ke daerah tersebut dan mencari pelaku di balik penyerangan.

Aktivis media sosial Palestina juga meminta masyarakat Nablus untuk segera menghapus rekaman video apa pun dari adegan tersebut di ponsel mereka untuk menyelamatkan nyawa penembak.

Tepi Barat, dan terutama kota Quds, telah menyaksikan ketegangan dan bentrokan yang meningkat antara Palestina dan Zionis dalam beberapa hari terakhir.

Mantan Perdana Menteri Israel Ehud Olmert memperingatkan dalam sebuah catatan yang diterbitkan di Jerusalem Post pada hari Sabtu bahwa serangan Zionis dapat memprovokasi Intifada Palestina baru. (ARN)

IKUTI TELEGRAM ARRAHMAHNEWS

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Arrahmahnews Media Terpercaya

Statistik Blog

  • 56.049.855 hit

Berlangganan ke Blog via Email

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabung dengan 7.549 pelanggan lain

Copyright © 2021 Arrahmahnews All Rights Reserved

To Top
%d blogger menyukai ini: