Mufti Agung Suriah: Bahaya Zionis Mengancam Umat Manusia

Suriah, ARRAHMAHNEWS.COM – Mufti Agung Suriah, Dr. Ahmed Badr El-Din Hassoun, menegaskan kembali bahwa Zionis merupakan ancaman bagi umat manusia secara keseluruhan, dan tidak hanya pada tingkat regional.

Hassoun menjelaskan dalam pidatonya selama Konferensi Al-Quds Internasional yang diadakan di Qom, Iran, bahwa Zionis telah merebut tanah Palestina dan mengusir Muslim dan Kristennya dari rumah mereka serta melakukan kejahatan keji. Ia juga menegaskan bahwa Zionis melakukan kebohongan di hadapan seluruh umat manusia dengan tujuan merampok dan mengusir pemilik asli tanah tersebut.

Baca: 

Hari Quds Internasional menghidupkan kembali perjuangan sejarah Palestina, dengan menekankan bahwa peluncuran hari internasional ini untuk memperkuat persatuan umat. Bangsa Islam dan semua hati nurani yang hidup di dunia mendukung al-Quds dan rakyat Palestina yang tertindas.

Rakyat Palestina dan orang-orang Yerusalem akan menang atas entitas Zionis yang merampas kekuasaan, terlepas dari pengakuan komunitas internasional dan piagam hak asasi manusia atas hak-hak rakyat Palestina. Negara-negara besar belum memenuhi kewajiban mereka untuk memulihkan Hak milik pemiliknya dan tetap diam tentang kejahatan entitas Zionis.

Konferensi Internasional Al-Quds di kota suci Qom dihadiri oleh 30 tokoh cendikiawan dan budayawan dari sejumlah negara, termasuk Suriah, Iran, Palestina, Malaysia, India, Afghanistan, Pakistan, Prancis, Argentina, Irak, Chili, Emirates, Lebanon, Inggris, Kanada, dan Tunisia.

Pada gilirannya, Ketua Dewan Koordinasi Media Islam di Kegubernuran Teheran, Mohsen Mahmoudi, mengumumkan bahwa perayaan Hari Al-Quds Internasional akan berlangsung dengan partisipasi perwakilan negara-negara Front Perlawanan seperti Suriah, Yaman, Palestina, Lebanon dan Irak di Tehran di hadapan perwakilan media dan tanpa kehadiran publik. (ARN)

Sumber: SANA

About Arrahmahnews 30623 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.