Perubahan Prioritas AS Dorong Perubahan Sikap Bin Salman ke Iran

Arab Saudi, ARRAHMAHNEWS.COM – Seorang Profesor Ilmu Politik di Universitas Georgetown di AS percaya bahwa pergeseran dalam prioritas global AS dan keputusan negara itu untuk tidak memberikan dukungan penuh kepada Arab Saudi, serta kebuntuan dalam perang Yaman adalah dua alasan yang mengubah pendekatan Bin Salman terhadap Iran.

“Dua alasan penting dalam mengubah pendekatan Bin Salman terhadap Iran: Pertama, pergeseran prioritas global AS dan keputusannya untuk tidak memberikan dukungan penuh kepada Arab Saudi. Kedua, perang di Yaman telah mencapai jalan buntu yang memaksa Arab Saudi untuk mencari solusi kompromi untuk perang Yaman,” kata Shireen Tahmaasb Hunter sebagaimana dikutip Mehr News, Rabu (05/05).

Joe Biden yang secara resmi memasuki Gedung Putih pada 20 Januari setelah transfer kekuasaan yang kontroversial, mencapai hari ke-100 kepresidenannya pada Jumat kemarin, 30 April. Selama kampanye pemilihannya, ia mengumumkan bahwa AS akan kembali ke JCPOA jika ia terpilih sebagai Presiden AS tetapi lebih dari 100 hari setelah menjabat, AS masih belum kembali ke kesepakatan.

BACA JUGA:

Sementara itu, baru-baru ini beberapa media memberitakan bahwa Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman bersedia berbicara dengan Iran. Analisa utama dari media dan lingkaran politik tentang perubahan sikap Bin Salman yang tiba-tiba ke Iran didasarkan pada fakta bahwa kondisi internal dan atmosfir di sekitarnya memaksa rezim Saudi melakukan perubahan sikap. (ARN)

About Arrahmahnews 30099 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.