Presiden Israel Beri Mandat Saingan Netanyahu Bentuk Pemerintahan

Israel, ARRAHMAHNEWS.COM – Presiden Israel pada hari Rabu (05/05) memilih Yair Lapid, seorang politisi sentris dan saingan terkuat Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, untuk mencoba membentuk pemerintahan baru. Tetapi jalan Lapid menuju kesuksesan masih belum pasti.

Pemimpin terlama Israel, Netanyahu, 71 tahun, yang berusaha mempertahankan jabatannya melalui empat pemilihan tidak meyakinkan sejak 2019 dan tuduhan korupsi gagal membentuk pemerintahan hingga tenggat waktu yang diberikan.

Presiden Reuven Rivlin, dalam pidato televisi yang mengumumkan pilihannya atas Lapid, mengatakan mantan menteri keuangan itu mendapat dukungan 56 dari 120 anggota parlemen, masih kurang dari mayoritas.

“Jelas anggota parlemen Yair Lapid bisa membentuk pemerintahan yang memiliki kepercayaan kepada Knesset, meski ada banyak kesulitan,” kata Rivlin sebagaimana dikutip Reuters.

BACA JUGA:

Dalam sebuah pernyataan yang menerima pencalonan tersebut, Lapid, yang memimpin partai Yesh Atid, mengatakan ia bertujuan untuk membentuk pemerintahan kiri, kanan dan tengah “yang akan mencerminkan fakta bahwa kami tidak saling membenci”.

Yair Lapid

Tapi Lapid, 57 tahun, menolak bekerjasama di pemerintahan dengan Netanyahu, mengemukakan alasan dakwaan pidana terhadap perdana menteri.

Mempertahankan harapan untuk masih bisa tetap berkuasa, Netanyahu mengimbau ultranasionalis Naftali Bennett untuk bergabung dengannya dan membentuk “blok sayap kanan yang solid” yang mengendalikan 59 kursi di parlemen, jumlah yang juga masih kurang dari mayoritas.

Netanyahu dalam sambutannya menyusul pencalonan Lapid mengatakan bahwa berkoalisi dengan Bennett, dari partai Yamina, akan membujuk legislator sayap kanan lainnya yang saat ini berjanji untuk mendukung Lapid. (ARN)

About Arrahmahnews 30079 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.