Di 2021, Israel Hancurkan 58 Fasilitas Palestina, Dirikan Hampir 5.000 Pemukiman Ilegal

Palestina, ARRAHMAHNEWS.COM – Sejak awal tahun ini, Israel telah menghancurkan 31 rumah dan 27 fasilitas Palestina setelah rencana untuk membangun 4.982 unit permukiman disetujui. Angka ini disampaikan Monitor Hak Asasi Manusia Euro-Mediterania (EuroMed Monitor) dalam pernyataan yang dikutip IMEMC.

Selama empat bulan terakhir, Israel telah meningkatkan kebijakannya untuk menghancurkan rumah dan fasilitas Palestina dan mengeluarkan warga Palestina dari lingkungan mereka, sambil membangun ribuan unit permukiman di Yerusalem Timur. Tindakan semacam itu bertujuan untuk melanggengkan diskriminasi rasial dan menghilangkan kehadiran Arab Palestina di kota tersebut.

Euro-Med Monitor mencatat selama empat bulan pertama tahun ini, 86 pelanggaran terkait pembongkaran rumah warga Palestina dan konsolidasi keberadaan pemukiman mereka, dilakukan oleh pasukan Israel di Yerusalem Timur. Bulan Maret saja menyaksikan 31 pelanggaran.

BACA JUGA:

Penghancuran dan penggusuran paksa telah membuat puluhan keluarga Palestina, termasuk wanita dan anak-anak mengungsi, membuat mereka kehilangan tempat tinggal. Bahkan setelah itu, otoritas Israel mengganggu mereka ketika mereka mendirikan tenda untuk penampungan sementara di dekat rumah mereka yang hancur.

Baru-baru ini, 28 keluarga Palestina yang terdiri dari sekitar 500 orang dari lingkungan Sheikh Jarrah di Yerusalem telah diancam akan digusur. Pengadilan Israel mengeluarkan keputusan yang melegalkan penyitaan rumah mereka. (ARN)

About Arrahmahnews 30071 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.