Pemukim Israel Serang Petani dan Gembala Palestina di Selatan Hebron

Pemukim Israel Serang Petani dan Gembala Palestina di Selatan Hebron
Polisi Israel Seret pemuda Palestina

Palestina, ARRAHMAHNEWS.COM Pemukim Israel kemarin menyerang rumah, petani, dan gembala Palestina di Masafer Yatta selatan Hebron di sebelah barat wilayah pendudukan Tepi Barat.

Fuad al-‘Amour, seorang aktivis lokal, sebagaimana dikutip Quds News Network pada Minggu (09/05) mengatakan bahwa sekelompok pemukim, di bawah perlindungan pasukan pendudukan Israel, menyerang rumah-rumah Palestina dan menggunakan peluru tajam terhadap penduduk di desa di desa At-Tuwani.

BACA JUGA:

Dalam insiden terpisah, pemukim menyerang petani dan penggembala Palestina saat mereka sedang merawat tanah dan ternak mereka di Khirbet al-Tuba dan Maghayir al-Abeed, sebelah timur wilayah Masafer Yatta. Namun, tidak ada korban luka yang dilaporkan.

Pemukim Israel Serang Petani dan Gembala Palestina di Selatan Hebron
Polisi Israel Seret pemuda Palestina

Masafer Yatta adalah lingkungan yang terdiri dari hampir 19 dusun, dimana penduduknya sangat mengandalkan peternakan sebagai sumber mata pencaharian utama. Lingkungan ini terletak di Area C Tepi Barat, di bawah kendali penuh administrasi dan militer Israel.

Pembongkaran rumah, penyitaan infrastruktur paling dasar, dan latihan militer adalah bagian dari kenyataan sehari-hari di daerah tersebut, memaksa banyak orang untuk tinggal di gua-gua, karena mereka bersumpah untuk tetap tinggal di Masafer Yatta apa pun rintangannya.

BACA JUGA:

Di banyak komunitas Palestina yang terletak di Area C Tepi Barat di bawah kendali penuh militer Israel, Israel menciptakan “zona tembak” atau “zona militer tertutup” yang dilarang bagi warga Palestina untuk tinggal tanpa izin dari otoritas pendudukan Israel. Dimana izin itu jarang diberikan.

Deklarasi ini memiliki dampak kemanusiaan yang serius pada warga sipil Palestina dan secara dramatis mengurangi lahan yang tersedia bagi mereka untuk digunakan sebagai tempat tinggal dan mata pencaharian.

Telah terjadi lonjakan serangan oleh pemukim Israel terhadap warga Palestina di wilayah pendudukan, namun penyelidikan terhadaphal ini belum dilakukan.

Ada hampir 700.000 pemukim Israel yang tinggal di 256 permukiman ilegal dan pos terdepan yang tersebar di Tepi Barat yang diduduki, termasuk Yerusalem Timur. Permukiman Israel adalah ilegal menurut hukum internasional. (ARN)

IKUTI TELEGRAM ARRAHMAHNEWS

About Arrahmahnews 30078 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.