Polisi Tangkap Bekas Ketua FPI Aceh yang Hina Pemerintah

Polisi Tangkap Bekas Ketua FPI Aceh yang Hina Pemerintah
Jejak Digital Abi Wahid

Jakarta, ARRAHMAHNEWS.COMBeredar video di WAG polisi menangkap pria berjenggot yang melakukan provokasi ajakan untuk meneribos penyekatan dan juga menuduh pemerintah Indonesia adalah rezim setan Iblis ternyata dia bekas ketua ormas terlarang FPI Aceh bernama Abi Wahid.

Bekas Wakil Ketua Front Pembela Islam (FPI) Aceh, Wahidin dikabarkan ditangkap personel Polda Aceh terkait UU ITE pada Sabtu (9/5/2021).

Penangkapan pria yang akrab disaba Abi Wahid itu berdasarkan surat perintah penangkapan nomor SP Kap/13/V/RES 2.5/2021.

BACA JUGA:

Dalam surat tersebut diterangkan bahwa penangkapan dilakukan untuk kepentingan penyidikan. Dan berdasarkan bukti permulaan yang cukup perlu melakukan tindakan hukum penangkapan terhadap terlapor yang diduga melakukan tindak pidana.

Surat itu juga menerangkan bahwa Abi Wahid ditangkap karena diduga telah melakukan tidak pidana berdasarkan ketentuan Undang-undang ITE.

Sementara, Kepala Bidang Humas Polda Aceh, Kombes Pol Winardy mengaku belum tahu adanya penangkapan tersebut. Dirinya perlu berkomunikasi terlebih dulu dengan Direktur Reskrimsus Polda Aceh.

“Belum monitor kami, koordinasikan dengan satker dulu,” kata Winardy.

BACA JUGA:

Sebelumya beredar video pendek dari Ketua FPI Aceh tersebut, dia memprovokasi warga agar melawan pemerintah, khususnya aturan larangan mudik. Abi Wahid mendorong warga yang sedang mudik untuk terus mudik dan meramaikan penyekatan-penyekatan, serta menerobos penyekatan tersebut agar bisa menjumpai orang tua, keluarga dan sanak keluarga.

Pemilik akun @AbangRendie mengunggah rekam jejak Ketua FPI Aceh tersebut di akun twitternya, Abi Wahid adalah pendukung setia khilfafah, dia selalu meneriakkan paham dan jargon khilafah bahkan menurutnya Indonesia harus diperintah oleh kepala negara yang beragama Islam, yakni seorang khilafah.

Abi Wahid juga mengungkapkan khilafah adalah masa jaya Islam, bahkan menurutnya Aceh berada di puncak tertinggi saat periode hukum Islam. Dia beranggapan bahwa Islam sangat cocok jika kembali ke sistem Islam.

Akun Twitter @yusuf_dumdum mengunggah sebuah video yang tampak serang pria berjenggot sedang memangku anaknya di dalam mobil sedang mengajak dan memprovokasi masyarakat untuk menerobos tempat-tempat penyekatan dan bahkan menyebu rezim setan dan iblis.

Video berdurasi 1 menit 23 detik itu sangat berbahaya, dan penuh dengan bahasa provokasi dan pembangkangan, oleh karena itu Yusuf Muhammad mention akun Twitter Div Huma Polri untuk segera menangkap orang itu.

BACA JUGA:

Berikut isi dari ucapan pria berjenggot:

Kepada saudara-saudaraku semua yang sedang mudik, dimanapun antum berada, terus mudik, harus bersama-sama ramaikan di tempat penyekatan-penyekatan, lawan terobos mereka, jumpai ibumu, ayahmu, anakmu, jumpai sanak saudaramu, minta keampunan kepada Allah swt, minta kerelaan, minta keridhaan orang tua.

BACA JUGA:

Jangan pernah takut dengan rezim syaithon iblis yang sudah dikuasai komunis mereka bekerja untuk komunis, jaga persatuan pupuk persatuan, lawan rezim yang dholim ini, terobos semua tempat-tempat penyekatan, perbatasan-perbatasan.

Indonesia milik kita, merdeka Indonesia dengan kalimat takbir, Allahu Akbar, kita sudah sangat toleransi, tetapi mereka tidak toleransi dengan kita Islam mereka ingin membungkam Islam, ingin membunuh orang Islam, Sebelum terlambat bangkit, Takbir. (ARN)

IKUTI TELEGRAM ARRAHMAHNEWS

About Arrahmahnews 30583 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.