Swiss: Pengusiran Warga Palestina dari Sheikh Jarrah Langgar Hukum Internasional

Swiss: Pengusiran Warga Palestina dari Sheikh Jarrah Langgar Hukum Internasional
Aksi Kekerasaan militer Israel di Masjidil Aqsha

Tel Aviv, ARRAHMAHNEWS.COM Swiss mengecam pengusiran paksa orang-orang Palestina dari lingkungan Sheikh Jarrah, bagian dari Yerusalem Timur al-Quds yang diduduki, dengan menyatakan bahwa langkah Israel terkutuk itu merupakan pelanggaran terhadap hukum internasional.

Dalam sebuah pernyataan pada hari Senin, Departemen Luar Negeri Federal Swiss (FDFA) menyatakan kecaman, dan menekankan bahwa mereka sangat “prihatin” dengan gelombang kekerasan saat ini di Yerusalem al-Quds, khususnya di Kompleks Masjid al-Aqsa, dan lingkungan Sheikh Jarrah.

BACA JUGA: 

Departemen itu juga menyerukan untuk “menahan diri pada saat sensitif ini”, kantor berita resmi Palestina Wafa melaporkan.

Pernyataan itu muncul ketika pasukan dan pemukim Israel mencoba memaksa orang-orang Palestina untuk meninggalkan tempat tinggal mereka dari lingkungan Sheikh Jarrah dalam upaya untuk memberi jalan bagi pembangunan pemukiman ilegal baru di sana.

Swiss: Pengusiran Warga Palestina dari Sheikh Jarrah Langgar Hukum Internasional
Aksi Kekerasaan militer Israel di Masjidil Aqsha

Pasukan Israel sejauh ini telah melukai puluhan warga Palestina yang memprotes keputusan yang dikeluarkan oleh pengadilan Israel, yang telah memutuskan untuk menunda sidang atas keputusan tersebut selama 30 hari.

“Pengusiran keluarga Palestina dari Sheikh Jarrah dan daerah lain di Yerusalem Timur, yang tidak sesuai dengan hukum humaniter internasional, semakin memicu ketegangan,” kata FDFA lebih lanjut.

Selain itu, Yerusalem Timur yang diduduki dan Masjid suci al-Aqsa telah menjadi tempat penumpasan brutal terhadap jamaah Palestina setelah pasukan Israel menyerang ratusan jemaah di kompleks tersebut dengan peluru karet, gas air mata, dan granat setrum.

Bentrokan keras antara kedua belah pihak berlanjut pada hari Sabtu, hingga menyebabkan beberapa ratus warga Palestina terluka.

BACA JUGA:

FDFA mendesak semua pihak untuk bertindak cepat untuk meredakan ketegangan dan “menahan diri dari tindakan atau retorika provokatif.”

Liga Arab kecam serangan Israel di Yerusalem

Sementara itu, Dewan Liga Arab mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka akan mengadakan sesi luar biasa pada hari Selasa untuk membahas serangan terbaru Israel di Yerusalem al-Quds, Wafa melaporkan.

Sekretariat Jenderal Liga Arab mengatakan bahwa sesi virtual akan diadakan di tingkat menteri luar negeri Arab atas permintaan Palestina, setelah kejahatan terbaru Israel di kota suci tersebut.

Menurut Asisten Sekretaris Jenderal Liga Arab, Hosam Zaki, para diplomat top akan membahas serangan besar Israel terhadap jemaah Palestina serta penggusuran paksa keluarga Palestina dari rumah mereka di Sheikh Jarrah.

PM Pakistan mengecam serangan Israel terhadap Palestina

Pada hari Minggu, Perdana Menteri Pakistan Imran Khan mengecam keras agresi Israel terhadap Palestina di Kompleks Masjid al-Aqsa, Yerusalem Timur yang diduduki.

“Mengutuk keras serangan pasukan Israel terutama selama Ramadan terhadap warga Palestina di Qiblah-e-Awaal, Masjid al-Aqsa, melanggar semua norma kemanusiaan dan hukum Internasional,” cuitnya.

Khan menegaskan kembali dukungan Pakistan untuk Palestina dan menyerukan tindakan internasional segera untuk melindungi mereka dan hak-hak sah mereka dari agresi Israel.

“Kami menegaskan kembali dukungan untuk rakyat Palestina. Komunitas internasional harus segera mengambil tindakan untuk melindungi warga Palestina dan hak-hak mereka yang sah,” tambah Perdana Menteri Pakistan itu.

Tindakan keras oleh pasukan Israel terhadap warga Palestina di kota dan bentrokan berikutnya telah memicu kekhawatiran global bahwa kerusuhan dapat menyebar lebih jauh. (ARN)

IKUTI TELEGRAM ARRAHMAHNEWS

About Arrahmahnews 30099 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.