Haniyeh: Kami Masuki Babak Baru Konfrontasi dan Kami Menang di Yerusalem

Haniyeh: Kami Masuki Babak Baru Konfrontasi dan Kami Menang di Yerusalem
Ketua Hamas, Ismail Haniyeh

Palestina, ARRAHMAHNEWS.COM Setelah Brigade Al-Qassam menggempur Tel Aviv dengan 130 roket, Kepala biro politik Hamas, Ismail Haniyeh, menyatakan bahwa kemenangan ada di pihak Palestina. Perlawanan telah menetapkan “keseimbangan kekuatan baru” terhadap Israel menyusul rentetan roket ke rezim pendudukan itu.

“Salam kami ucapkan untuk semua yang mati syahid dalam mempertahankan Baitul Maqdis. Sesungguhnya kami berdiri bersama kalian di sini,” katanya.

BACA JUGA:

Haniyeh menambahkan bahwa Gaza berada dalam posisi yang jelas dan jujur dalam mendukung Yerusalem, menganggap musuh Israel bertanggung jawab penuh atas apa yang terjadi, seperti dilansir Al-Mayadeen.

“Kami menghadapi babak baru dalam konfrontasi dengan musuh, dan kami telah mencapai kemenangan dalam pertempuran Yerusalem,” ujar Haniyeh setelah “Brigade Al-Qassam” melaksanakan janjinya untuk menyerang “Tel Aviv” sebagai tanggapan atas pemboman warga sipil.

Haniyeh: Kami Masuki Babak Baru Konfrontasi dan Kami Menang di Yerusalem
Ketua Hamas, Ismail Haniyeh

“Kami menerima banyak panggilan untuk gencatan senjata, untuk tenang namun pesan kami pada semua, “pihak-pihak yang membakar Jerusalem dan Al Aqsa serta Gaza akan menerima balasan perbuatan mereka’.”.

“Rakyat Palestina telah menghancurkan plot Zionis. Yerusalem berada dalam jantung Gaza dan Gaza berada dalam jantung Jerusalem. Kami akan mempertahankan Al Aqsa.”

Haniyeh dalam pidatonya juga memberi hormat kepada rakyat Arab dan negara-negara Islam, yang bangkit karena apa yang terjadi di Al-Aqsa, dan juga memberi hormat kepada pemerintah yang “mendukung rakyat Palestina kami, Yerusalem kami, dan milik kami.”

BACA JUGA:

Kepala biro politik Hamas itu melanjutkan, dengan mengatakan: Saya telah menghubungi sejumlah pejabat, dan memberi tahu mereka bahwa perlawanan tidak akan meninggalkan Yerusalem dan perlawanan.

Ia menambahkan, “Kami meminta semua pejabat untuk menekan pendudukan untuk melepaskan tangan-tangan berdosa dari Yerusalem dan Al-Aqsa,” memperingatkan bahwa tidak ada yang bisa menghapus hak untuk kembali, dan tidak ada yang memiliki hak untuk mengacuhkan hal ini.

Haniyeh juga berbicara yang ditujukan kepada pendudukan, dengan mengatakan bahwa Hamas telah memperingatkan Tel Aviv agar berhenti dan mundur dari Yerusalem, serta jangan bermain-main dengan api. (ARN)

IKUTI TELEGRAM ARRAHMAHNEWS

About Arrahmahnews 30071 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.