Mahathir: Kekejaman Israel di Palestina Seperti NAZI

Mahathir: Kekejaman Israel di Palestina Seperti NAZI
Mantan PM Malaysia, Mahathir Mohamad

Malaysia, ARRAHMAHNEWS.COM Meningkatnya kekerasan di Israel dan wilayah Palestina. Perkelahian jalanan baru-baru ini di Yerusalem timur akhirnya menyebabkan konfrontasi militer terbuka antara Israel dan kelompik perlawanan Palestina di Jalur Gaza.

Mahathir Mohamad menggambarkan Israel telah melakukan kekejaman yang serupa dengan yang dilakukan oleh Nazi terhadap Palestina sebelumnya.

Negara-negara arab bungkam, karena beberapa negara Arab menandatangani normalisasi dengan Israel, pada bulan Agustus lalu, beberapa negara Arab, dimulai dengan Uni Emirat Arab (UEA) dan kemudian Bahrain, Maroko dan Sudan, menandatangani perjanjian normalisasi hubungan dengan Israel.

BACA JUGA:

Disaat negara-negara Arab bungkam, tokoh dan juga mantan Perdana Menteri (PM) Malaysia, Tun Dr Mahathir Mohamad angkat suara, dia menggambarkan Israel telah melakukan kekejaman yang serupa dengan yang dilakukan oleh Nazi terhadap Palestina sebelumnya.

Mahathir: Kekejaman Israel di Palestina Seperti NAZI
Mantan PM Malaysia, Mahathir Mohamad

Dia, yang tampil langsung di stasiun televisi lokal, juga mengutuk keras tindakan Israel yang digambarkan sebagai ‘pengecut’.

“Kami mengira setelah menderita di bawah rezim Nazi, ketika jutaan dari mereka ditempatkan di kamp konsentrasi, orang-orang Yahudi akan merasakan simpati kepada mereka yang menderita.

“Sebaliknya, Israel sekarang menimbulkan kengerian yang sama pada Palestina dalam upaya mereka untuk merebut tanah Palestina,” katanya dalam siaran langsung oleh Astro Awani pada hari Jumat.

Sebagai pemimpin terkenal yang vokal dalam mendukung Palestina, Mahathir mengatakan perlu ada solusi diplomatik untuk menyelesaikan masalah karena tidak ada yang bisa diperoleh dari terorisme.

BACA JUGA:

Ia juga mengimbau seluruh negara Muslim dan negara lain yang percaya pada hak asasi manusia untuk menjunjung tinggi kepentingan rakyat Palestina selanjutnya “Duduk dan memikirkan strategi yang tepat” untuk meraih kemenangan.

“Dengan mereka mendukung perjuangan rakyat Palestina, saya yakin kita akan menemukan jalan keluar dari konflik Arab-Israel ini. Tidak ada gunanya hanya memikirkan balas dendam atau perang,” katanya.

Mahathir juga mengutuk polisi Israel karena menyerang warga Palestina di Masjid Al-Aqsa di Yerusalem saat mereka sedang shalat dan di tempat-tempat yang paling rentan.

“Saya berharap dunia Muslim akan sadar dengan situasi saat ini,” katanya. (ARN)

Sumber: SinarHarian

IKUTI TELEGRAM ARRAHMAHNEWS

About Arrahmahnews 30100 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.