Jenderal Israel Akui Hujan Roket Hamas Belum Pernah Terjadi

Jenderal Israel Akui Hujan Roket Hamas Belum Pernah Terjadi
Roket-roket Hamas

Tel Aviv, ARRAHMAHNEWS.COM Tentara Israel mengakui bahwa negaranya saat ini berada di bawah hujan rudal yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarahnya, dengan latar belakang babak baru eskalasi di sekitar Gaza.

Komandan Front Dalam Negeri Israel, Jenderal Uri Gordin, mengkonfirmasi dalam konferensi pers yang diadakan pada hari Minggu, bahwa faksi Palestina yang mengendalikan Jalur Gaza, sejak dimulainya putaran eskalasi pada Senin lalu, telah menembakkan sekitar 3000 rudal ke arah Israel, melebihi kecepatan yang dipantau selama eskalasi pada 2019 (570 Rudal) dan Perang Lebanon 2006 (yaitu, 4.500 roket dalam 19 hari).

BACA JUGA: 

“Israel menghadapi pasukan terorganisir di Jalur Gaza yang membom kota-kota dengan misil,” kata Gordin kepada wartawan dalam jumpa pers, RT Arabic melaporkan.

Sementara, Brigade Al-Qassam mengumumkan penargetan pangkalan penyadapan Israel sebagai bagian dari serangan rudal baru ke selatan Palestina yang diduduki.

Jenderal Israel Akui Hujan Roket Hamas Belum Pernah Terjadi
Roket-roket Hamas

Ini terjadi setelah pemboman pemukiman Netivot, pangkalan Hatzor, dan pangkalan “Tselem”, dengan peluru artileri, sebagai tanggapan atas penargetan musuh terhadap warga sipil.

Pada gilirannya, Brigade Al-Quds mengebom permukiman Avslum, Nirim dan Kosovim dengan granat berpeluncur roket secara intens dan situs Nahal al-Oz dengan sejumlah peluru mortir 120 mm sebagai tanggapan atas agresi tersebut.

Brigade Al-Quds juga menargetkan pangkalan Amitai dan satu kompi dari Brigade Golani di dalam situs militer Kosovim, dengan serangan roket. (ARN)

IKUTI TELEGRAM ARRAHMAHNEWS

About Arrahmahnews 30091 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.