Rusia: Serangan Israel ke Posisi Sipil Palestina ‘Tak Bisa Diterima’

Rusia: Serangan Israel ke Posisi Sipil Palestina ‘Tak Bisa Diterima’
Sergey Lavrov

Rusia, ARRAHMAHNEWS.COM Menteri luar negeri Rusia mengatakan pada Hari Senin (17/05) bahwa Moskow siap untuk mengadakan pembicaraan langsung antara Palestina dan rezim Zionis, menambahkan serangan terhadap posisi sipil Palestina tidak dapat diterima. Ia mengumumkan kesiapan Moskow untuk mengatur pembicaraan langsung antara rezim Zionis dan Palestina.

Menurut media yang dikutip Mehr News, Menlu Rusia itu juga mengatakan bahwa serangan terhadap posisi sipil di Palestina tidak dapat diterima. Ia menambahkan bahwa Moskow siap mengadakan pembicaraan antara Israel dan Palestina di Rusia.

BACA JUGA:

“Sekarang semuanya tergantung pada negosiasi para pihak dan itikad baik mereka,” ujar Lavrov, menambahkan bahwa Moskow akan melakukan apa pun untuk membantu kedua belah pihak memulai negosiasi untuk segera meredakan situasi.

Rusia: Serangan Israel ke Posisi Sipil Palestina ‘Tak Bisa Diterima’
Sergey Lavrov

Diplomat Rusia itu lebih lanjut menekankan perlunya jeda segera dalam bentrokan untuk memulai negosiasi.

Sementara itu, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan pada hari Senin bahwa konflik Israel-Palestina menimbulkan bahaya bagi keamanan yang rapuh di Timur Tengah serta Rusia, menambahkan bahwa upaya serius sedang dilakukan untuk menghentikan konflik tersebut.

Konflik dimulai setelah Hamas dan Jihad Islam memberi Tel Aviv ultimatum untuk menarik pasukannya dari masjid Al-Aqsa dan membebaskan para tahanan Palestina. Sebelumnya, aparat keamanan Israel berusaha mengusir warga Palestina secara paksa dari lingkungan Syekh Jarrah di Quds suci yang disusul ultimatum kelompok perlawanan Palestina.

Lebih dari 200 warga Palestina telah menjadi martir sejauh ini sementara ribuan lainnya terluka dalam serangan udara Israel yang membabi buta di Gaza.

Sebagai tanggapan, mujahidin Gaza telah menembakkan ribuan roket ke tanah yang diduduki, membunuh dan melukai puluhan Zionis. Konflik tersebut juga telah melumpuhkan ekonomi Israel. (ARN)

IKUTI TELEGRAM ARRAHMAHNEWS

About Arrahmahnews 30071 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.