Tokoh NU Murka Saat Hamas Dituduh Teroris

Tokoh NU Murka Saat Hamas Dituduh Teroris
Cuitan Tokoh NU

Jakarta, ARRAHMAHNEWS.COM Begitu masifnya berita yang memojokkan kelompok Hamas Palestina saat ini digembar-gemborkan sebagai teroris. Salah satu tokoh NU bersuara.

Umar Hasibuan atau yang lebih akrab disapa Gus Umar yang merupakan salah satu tokoh Nahdlatul Ulama (NU) murka karena Hamas disebut sebagai teroris.

BACA JUGA:

Pasalnya, menurut Gus Umar, orang yang menyebut Hamas sebagai teroris itu merupakan warga Indonesia yang notabenenya beragama Islam.

Tokoh NU Murka Saat Hamas Dituduh Teroris
Israel the Real Terroirist

Melalui akun Twitter pribadinya, Gus Umar lantas mengungkapkan keheranannya kepada orang Indonesia yang kerap menuding Hamas sebagai teroris.

Tokoh NU Murka Saat Hamas Dituduh Teroris
Cuitan Tokoh NU

Dengan keras ia beranggapan bahwa orang Indonesia yang melayangkan tudingan teroris kepada Hamas itu adalah orang yang sok tahu.

“Siapa yang teroris? Aneh emang, Hamas dituduh teroris oleh orang Indonesia yang sok tahu,” tulisnya tampak heran dan kesal, pada Senin, 17 Mei 2021, via Twitter.

Lalu dalam cuitan lainnya, Gus Umar secara blak-blakan kembali menyentil orang Islam yang justru membela Israel.

BACA JUGA:

“Ngaku orang Islam tapi belain Yahudi Israel dgn dalil Hamas Teroris,” ujarnya.

“Lihat foto ini spy hidupmu jangan jadi orang Munafik dan cuma sekedar cari sesuap dan cari sensasi. #FreePalaestine,” pungkasnya seraya melampirkan sejumlah foto untuk memperkuat pernyataannya.

Seperti diketahui, konflik antara Israel-Palestina kali ini menyita perhatian dunia.

Tak hanya menjadi topik hangat secara internasional, tetapi juga menjadi pembicaraan di Tanah Air.

Hanya saja, di Indonesia diduga terdapat sejumlah tokoh yang sengaja memanfaatkan situasi konflik Israel-Palestina untuk kepentingan pribadi. (ARN)

IKUTI TELEGRAM ARRAHMAHNEWS

About Arrahmahnews 30079 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.