Menlu Prancis Ungkap Alasan Utama di Balik Krisis Gaza

Menlu Prancis Ungkap Alasan Utama di Balik Krisis Gaza
Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Yves Le Drian

Prancis, ARRAHMAHNEWS.COM Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Yves Le Drian mengatakan bahwa salah satu alasan utama di balik krisis di Gaza adalah tidak adanya cakrawala untuk solusi politik.

Berbicara dalam konferensi pers pada Selasa (18/05), menteri luar negeri Prancis menegaskan bahwa tidak adanya cakrawala untuk solusi politik adalah alasan utama di balik krisis di Gaza, Palestina.

BACA JUGA:

Sambil menekankan perlunya memajukan proses perdamaian, Le Drian meminta Dewan Keamanan PBB (DK PBB) untuk membahas penghentian segera bentrokan di Jalur Gaza.

Selanjutnya dalam pidatonya, ia meminta rezim Zionis untuk menghormati hak-hak Palestina dan hukum humaniter internasional.

Menlu Prancis Ungkap Alasan Utama di Balik Krisis Gaza
Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Yves Le Drian

“Konflik yang berlanjut di Tepi Barat dan Jalur Gaza akan mengarah pada konflik regional,” kritiknya sebagaimana dikutip MNA.

Menekankan perlunya menghentikan konflik antara rezim Zionis dan Palestina, menteri luar negeri Prancis menyerukan dimulainya proses perdamaian sesegera mungkin.

Serangan kriminal dan brutal rezim Zionis di berbagai bagian Jalur Gaza selama sepekan terakhir telah membuat puluhan ribu warga Palestina mengungsi dari rumah mereka.

BACA JUGA:

Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) mengumumkan pada hari Selasa bahwa lebih dari 52.000 orang telah mengungsi menyusul pemboman rumah-rumah Palestina oleh rezim Zionis di Jalur Gaza.

Menurut laporan itu, pengungsi Palestina saat ini mencari perlindungan di 50 sekolah yang berafiliasi dengan UNRWA di Jalur Gaza dan menghadapi sejumlah masalah seperti kekurangan obat-obatan dan makanan. (ARN)

IKUTI TELEGRAM ARRAHMAHNEWS

About Arrahmahnews 30072 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.