Palestina Akan Tuntut Kejahatan Para Pemimpin Israel ke ICC

Palestina Akan Tuntut Kejahatan Para Pemimpin Israel ke ICC
Kejahatan Israel di Gaza

Palestina, ARRAHMAHNEWS.COM Perdana Menteri Mohammad Shtayyeh pada hari Jumat berjanji akan mengajukan tuntutan terhadap para pemimpin Israel yang bertanggung jawab atas serangan ke Gaza, dengan Pengadilan Kriminal Internasional (ICC).

Ini terjadi ketika Shtayyeh memuji upaya internasional, termasuk perjanjian gencatan senjata yang ditengahi Mesir, yang menghentikan agresi Israel di Gaza, kantor berita WAFA melaporkan.

BACA JUGA:

Dia juga mengatakan bahwa sebagai bagian dari serangan yang berlangsung selama 11 hari, Israel melakukan kejahatan yang mengerikan, termasuk pembunuhan, intimidasi dan genosida, serta pemboman Israel benar-benar menghancurkan lebih dari 20 keluarga.

Palestina Akan Tuntut Kejahatan Para Pemimpin Israel ke ICC
Kejahatan Israel di Gaza

Kementerian Kesehatan mengatakan bahwa setidaknya 232 warga Palestina tewas, termasuk 65 anak-anak dan 39 wanita, dan 1.710 lainnya luka-luka, termasuk 57 luka parah, dalam pemboman Israel di Jalur Gaza yang dimulai pada malam 10 Mei.

Selain itu, 19 fasilitas kesehatan menjadi sasaran dan rusak akibat pemboman tanpa henti Israel, termasuk tujuh rumah sakit, 11 klinik perawatan primer di samping laboratorium pusat COVID-19.

BACA JUGA:

Pengeboman besar-besaran mengakibatkan pemadaman listrik yang mempengaruhi fungsi perawatan kesehatan, dan menyebabkan kerusakan infrastruktur WASH, termasuk jaringan air limbah dan Pabrik Desalinasi Air Laut di Gaza Utara.

Akibat pengeboman Israel, 230 bangunan yang terdiri dari 991 rumah dan unit komersial telah hancur dan 678 unit rumah rusak parah dan tidak dapat dihuni. Selain itu, 12.886 unit rumah mengalami kerusakan ringan.

Sementara itu, Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan di wilayah Pendudukan Palestina mengatakan dalam sebuah laporan bahwa lebih dari 90.000 orang di Gaza telah mengungsi selama 11 hari terakhir karena pemboman Israel.

“Permusuhan juga mengakibatkan tambahan pengungsian Palestina, sehingga jumlah kumulatif pengungsi internal (IDP) menjadi sekitar 91.000, termasuk 66.000 mencari perlindungan di 58 sekolah UNRWA di seluruh Gaza dan lebih dari 25.000 tinggal dengan keluarga angkat,” kata organisasi itu. (ARN)

IKUTI TELEGRAM ARRAHMAHNEWS

About Arrahmahnews 30071 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.