NYT Serang Artis Dua Lipa, Bella dan Gigi Hadid Karena Bela Palestina

NYT Serang Artis Dua Lipa, Bella dan Gigi Hadid Karena Bela Palestina
Cover Berita New York Times

Amerika Serikat, ARRAHMAHNEWS.COM Iklan satu halaman penuh di surat kabar New York Times menyerang penyanyi Inggris Dua Lipa dan saudara perempuan Hadid, Gigi dan Bella Hadid, setelah ketiganya secara vokal mendukung Palestina.

Pada hari Sabtu, (22/05), New York Times memuat iklan satu halaman penuh yang menyerang Dua Lipa dan dua saudari Hadid setelah pernyataan pro-Palestina mereka.

BACA JUGA:

“Bella, Gigi, dan Dua. Hamas menyerukan Holocaust kedua. KECAM MEREKA SEKARANG,” bunyi tajuk iklan tersebut.

Iklan tersebut menampilkan foto ketiganya di atas serangan roket dari Hamas, dan disertai dengan teks panjang yang mencoba menghubungkan ketiga bintang tersebut dengan anti-Semitisme, genosida, dan terorisme.

 

“Bella, Gigi dan Dua harus menyadari bahwa 6 juta orang Yahudi dimusnahkan dalam Holocaust 75 tahun yang lalu dan bahwa piagam genosida Hamas secara terbuka menyerukan pembunuhan orang Yahudi,” kata iklan itu. “Apakah fitnah yang sedang berlangsung terhadap orang Yahudi dan Israel di media sosial mungkin menjadi alasan kami melihat orang Yahudi dipukuli di Time Square?”.

BACA JUGA:

Iklan The New York Times itu dibayar oleh The World Values Network, sebuah organisasi yang didirikan dan dijalankan oleh Shmuley Boteach, seorang rabbi Yahudi Amerika sayap kanan yang terkenal karena sering mengeluarkan iklan yang menyerang tokoh-tokoh yang mengkritik Israel.

Ayah Bella dan Gigi Hadid, arsitek Mohammad Hadid, adalah orang Palestina dan selalu vokal tentang dukungan mereka untuk tanah air ayah mereka. Dua Lipa secara romantis dikaitkan dengan adik laki-laki mereka Anwar Hadid.

Iklan New York Times ini menuai banjir kecaman pengguna media sosial dan jurnalis, yang melihatnya sebagai upaya untuk membungkam suara tokoh-tokoh terkenal yang pro-Palestina.

BACA JUGA:

“Mereka bingung dan mereka akan mengganggu dan menodai siapapun yang vokal tentang pembebasan Palestina dan hak asasi manusia, lebih keras dari sebelumnya,” tweet penulis Palestina Jennine Khalik.

“Itu tidak akan berhasil. Mereka tetap pecundang yang bingung,” cuit Khalik.
“Orang-orang yang mendukung apartheid Israel mengandalkan fitnah dan mengintimidasi mereka yang berbicara selama bertahun-tahun,” tulis analis Palestina-Amerika Yousef Munayyer.

“Tapi kenyataannya, begitu orang mulai melawan mereka, penghalang ketakutan mulai pecah dan perubahan transformasional menjadi mungkin,” katanya.

Beberapa komentator mengarahkan kritik mereka terhadap New York Times karena mempublikasikan iklan tersebut sejak awal.

“Ini adalah Islamofobia, penindasan rasis,” kata penulis Pakistan Fatima Bhutto. “NY Times, Anda mengambil uang untuk menjalankan kampanye pelecehan terhadap ketiga wanita muda ini? Itu mencemarkan nama baik, dan saya membacanya sebagai ancaman.” (ARN)

IKUTI TELEGRAM ARRAHMAHNEWS

About Arrahmahnews 30073 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.