Hasan Nasrallah: Kesepakatan Abad Ini Runtuh, Akhir Israel Kian Dekat

Hasan Nasrallah: Kesepakatan Abad Ini Runtuh, Akhir Israel Kian Dekat
Sekjen Hizbullah

Lebanon, ARRAHMAHNEWS.COM Sekretaris Jenderal Hizbullah, Sayed Hasan Nasrallah dalam pidato Selasa malam memperingati Hari Perlawanan dan Pembebasan, menegaskan bahwa pertempuran “Pedang Al-Quds” telah menghantam keras jalur normalisasi serta negara-negara normalisasi sekaligus media-media mereka. Pertempuran ini juga menandakan bahwa akhir Israel semakin dekat.

“Setelah pertempuran ini kita dapat mengatakan “Kesepakatan abad ini telah gagal merusak persatuan rakyat Palestina di dalam wilayah pendudukan dan mengingatkan dunia akan wajah buruk Israel sebagai apartheid pembunuh orang-orang tidak bersalah dan pelaku pembantaian. (Pertempuran) ini lebih mengarahkan kembali kompas konflik ke arah musuh yang sebenarnya”, ujarnya.

BACA JUGA:

Menyebutkan prestasi besar pertempuran “Pedang Al-Quds”, Sayyid Nasrallah juga menyatakan bahwa “(Pertempuran) ini melumpuhkan keamanan entitas Zionis dan merusak citra mereka sebagai entitas yang aman bagi bisnis dan investor”.

Hasan Nasrallah: Kesepakatan Abad Ini Runtuh, Akhir Israel Kian Dekat
Sekjen Hizbullah

“Entitas Israel gagal untuk mencegah peluncuran rudal dalam waktu yang diumumkan, yang dianggap sebagai kegagalan data dan intelijen, ”Menambah daftar bahwa Israel telah gagal untuk menghancurkan pasokan rudal yang diluncurkan di Gaza.”

Sekjen Hizbullah itu meyakinkan bahwa “Pertempuran terbaru ini telah menghidupkan kembali Palestina yang bersejarah, dari laut hingga sungainya, mencerminkan bangkitnya kepercayaan untuk memilih perlawanan”.

BACA JUGA:

Ia lebih jauh menilai bahwa “10 tahun terakhir adalah yang paling sulit di kawasan, tetapi keteguhan poros perlawanan di kawasan telah menjadi pertahanan dan peningkatan utama untuk kemenangan Palestina.”

Dalam konteks ini, ia mengklarifikasi tentang posisi Israel, bahwa “Israel tidak seperti negara lain karena “negara” itu “didirikan” bukan negara yang asli keberadaannya” inilah mengapa keamanan menjadi dasar keberadaannya… karena ketika rakyat Israel merasa tidak aman di seluruh tanah Palestina, hal paling sederhana yang mereka lakukan adalah berkemas dan pergi (ke tempat asal masing-masing).”

“Jika Kubah Besi berhasil, Netanyahu akan membual tentang itu dan memasarkannya kemana-mana,” tambahnya.

Sekjen Hizbullah itu juga menilai bahwa perlawanan tidak pernah sekuat sekarang, baik dalam kekuatan, jumlah, keahlian, kesiapan, persiapan, keimanan, keberanian, dan moralitas mereka.

Sebagai kesimpulan, Sayyid Nasrallah meyakinkan bahwa Al-Quds lebih dekat dan akhir dari entitas Israel lebih dekat, memberi hormat pada sikap rakyat Yaman dalam solidaritas dengan Palestina. (ARN)

Sumber: Al-Manar

IKUTI TELEGRAM ARRAHMAHNEWS

About Arrahmahnews 30100 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.