PBB Masih Tunggu UEA Beri Bukti Putri Latifa Masih Hidup

PBB, ARRAHMAHNEWS.COM Perserikatan Bangsa-Bangsa sekali lagi meminta Uni Emirat Arab (UEA) untuk memberikan informasi dan bukti yang meyakinkan bahwa putri penguasa Dubai masih hidup, setelah dua gambar yang konon menunjukkan sang putri muncul di depan umum.

Putri Latifa Al Maktoum menarik perhatian internasional pada 2018 ketika ia mengumumkan dalam sebuah video bahwa ia melarikan diri dari UEA karena penganiayaan dan pembatasan yang diberlakukan oleh keluarganya.

BACA JUGA:

Dalam video tersebut, ia mengatakan bahwa pasukan komando membiusnya saat ia melarikan diri dengan perahu dan membawanya kembali ke tahanan. Kontak darinya telah berhenti sejak saat itu.

Des 8, 2021
Putri Latifa

 

Dua gambar dipublikasikan di akun Instagram yang tidak diverifikasi minggu ini, yang dimaksudkan untuk menunjukkan Latifa di sebuah restoran dan di pusat perbelanjaan di Dubai.

Menanggapi perkembangan tersebut, Rupert Colville, juru bicara Kantor Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia, mengatakan kepada wartawan pada hari Selasa di Jenewa bahwa UEA telah menolak untuk mengomentari gambar-gambar Instagram tersebut.

BACA JUGA:

“Pemerintah Uni Emirat Arab telah terlibat dengan kami di tingkat diplomatik dan pemerintahan dalam sejumlah kesempatan selama beberapa pekan terakhir dan keterlibatan itu terus berlanjut,” kata Colville.

“Mereka telah memberi tahu kami bahwa mereka akan memberikan bukti yang meyakinkan dalam kasus Latifa. Jadi pada dasarnya kami menunggu langkah mereka selanjutnya mengenai hal ini dan akan memeriksa dengan cermat setiap proposal yang muncul. “

“Mengenai foto-foto yang muncul dalam beberapa hari terakhir, kami tidak benar-benar memiliki komentar apa pun untuk itu pada saat ini,” kata juru bicara tersebut. “Kami sendiri belum menerimanya dan belum dapat memeriksanya.”

Pada bulan Februari, keluarga kerajaan Dubai dalam sebuah pernyataan bersikeras bahwa Latifa “dirawat di rumah”.

“Kami berharap dia akan kembali ke kehidupan publik pada waktu yang tepat,” kata mereka.

Sheikh Mohammed adalah wakil presiden dan perdana menteri Uni Emirat Arab, di mana Dubai adalah salah satu dari tujuh emirat. (ARN)

Sumber: PressTV

IKUTI TELEGRAM ARRAHMAHNEWS

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: