Fokus

Hizbullah, IRGC, Hamas Dirikan Ruang Operasi Militer di Beirut Selama Perang di Gaza

Hizbullah, IRGC, Hamas Dirikan Ruang Operasi Militer di Beirut Selama Perang di Gaza

Perwira dari Hizbullah, IRGC, dan Hamas mengoordinasikan konfrontasi militer di Gaza. Komandan Pasukan Al-Quds, Jenderal Esmail Qaani, juga menghadiri pertemuan ruang operasi.

Lebanon, ARRAHMAHNEWS.COM – Pemimpin redaksi harian Lebanon Al-Akhbar, Ibrahim Al-Amin, mengatakan selama wawancara dengan Saluran TV Al-Manar bahwa Hizbullah, IRGC, dan Hamas mendirikan ruang operasi militer di Beirut selama agresi Israel baru-baru ini di Gaza.

Al-Amin menambahkan bahwa perwira dari Hizbullah, IRGC, dan Hamas mengoordinasikan konfrontasi militer di Gaza, dan menambahkan bahwa Komandan Pasukan Al-Quds IRGC, Jenderal Esmail Qaani, mengunjungi Lebanon dua kali untuk menghadiri pertemuan ruang operasi.

BACA JUGA:

Hizbullah mengirimkan persenjataan dan amunisi ke Gaza serta memindahkan sejumlah perwira Perlawanan Palestina keluar dari Jalur tersebut selama agresi, menurut Al-Amin.

Hizbullah, IRGC, Hamas Dirikan Ruang Operasi Militer di Beirut Selama Perang di Gaza

Hizbullah, IRGC, Hamas Dirikan Ruang Operasi Militer di Beirut Selama Perang di Gaza

Perlawanan Islam juga memberikan kepada faksi-faksi Palestina data yang dibutuhkan tentang pergerakan militer Israel, yang menggagalkan rencana musuh untuk menyergap pejuang Palestina di dekat perbatasan Gaza, dan menambahkan bahwa drone digunakan untuk mencapai tujuan ini.

Seandainya ‘Israel’ memperluas agresinya, seluruh poros perlawanan akan menghadapinya.

BACA JUGA:

Pada 10 Mei 2021, perlawanan Palestina melancarkan pertempurannya melawan Zionis Israel sebagai tanggapan atas serangan Zionis di Al-Aqsa dan plot pengusiran orang-orang Palestina dari lingkungan Sheikh Jarrah di Al-Quds yang diduduki, dengan menembakkan ribuan rudal ke pemukiman di sebagian besar kota Isarel dan menimbulkan kerugian besar bagi Zionis.

Musuh Zionis bersikeras melakukan pelanggaran dan melancarkan agresi di Gaza, menewaskan 232 warga sipilnya dan melukai sekitar 1900 lainnya. Setelah konfrontasi selama 11 hari, perlawanan Palestina berhasil mengalahkan agresi Zionis dan memberikan kota Al-Quds dan kesuciannya perlindungan yang cukup dari serangan dan pelanggaran Israel. (ARN)

IKUTI TELEGRAM ARRAHMAHNEWS

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Arrahmahnews Media Terpercaya

Statistik Blog

  • 56.049.992 hit

Berlangganan ke Blog via Email

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabung dengan 7.549 pelanggan lain

Copyright © 2021 Arrahmahnews All Rights Reserved

To Top
%d blogger menyukai ini: