Menang Tipis dari ManCity, Chelsea Juara Liga Champion

Menang Tipis dari ManCity, Chelsea Juara Liga Champion
Menang Tipis dari ManCity, Chelsea Juara Liga Champion

Inggris, ARRAHMAHNEWS.COM Hasil liga Champion, akhirnya Chelsea berhasil menjadi juara Liga Champions musim 2020/2021 setelah mengalahkan Manchester City dengan skor tipis 1-0.

Hasil ini membuat Manchester City masih harus memendam keinginan untuk mengangkat trofi Liga Champions.

BACA JUGA:

Thomas Tuchel berhasil menjawab rasa penasarannya setelah musim lalu gagal membawa Paris Saint Germain jadi juara.

Jalannya Pertandingan

Belum ada peluang yang diciptakan oleh kedua tim di lima menit awal pertandingan. Justru, kedua tim lebih sering membuat pelanggaran dan belum ada kartu yang keluar dari saku wasit. Manchester City mendapat peluang lewat Raheem Sterling memanfaatkan umlan jauh kiper Ederson Moraes.

Sayangnya, mantan pemain Liverpool tak bisa melepaskan tendangan meski sempat mengontrol bola. Beberapa saat kemudian, Chelsea menciptakan situasi berbahaya di lini pertahanan Manchester City. Diawali kesalahan seorang bek Manchester City, bola berhasil diaambut Kai Havertz.

Sayang, umpan silang mendatarnya tidak disambut oleh rekannya di kotak penalti. Memasuki menit 12, John Stones hampir membuat pertahanan Manchester City dibobol penyerang Chelsea. Bek asal Inggris terjatuh ketika mengejar striker Chelsea, Timo Werner.

BACA JUGA:

Beruntung, saat itu pemain Chelsea tidak banya berada di area pertahanan Manchester City. Peluang emas benar-benar didapat Chelsea lewat kaki Werner. Bermula dari salah umpan di lini tengah, Werner menerima bola di kotak penalti.

Dengan kondisi tanpa pengawalan, striker Jerman melepas tendangan yang begitu pelan dan mengarah ke tempat dimana Ederson sedang berdiri. Alhasil, tendangan mantan pemain Leipzig masih bisa ditangkap Ederson.

Tidak lama kemudian, Werner lagi-lagi mendapat peluang dan kali ini hanya membuahkan tendangan sudut usai tendangannya ditepis Ederson. Kartu kuning pertama diberikan wasit untuk gelandang Manchester City, Ilkay Gundogan. Mantan pemain Borussia Dortmund dianggap melangar Havertz ketika terjadi perebutan bola di udara.

Menit ke 35, pertandingan dihentikan sejenak untuk memberi kesempatan kepada pemain beristirahat kurang lebih selama satu menit. Thiago Silva tidak bisa melanjutkan permainan karena cedera. Posisinya digantikan oleh Andreas Christensen yang juga seorang bek.

Terlihat ekpresi kekecawaan dan kesedihan dari Silva yang mulai menitikkan air mata. Ia juga sesekali menutup wajah dengan seragam sembari melangkah keluar dari lapangan. Chelsea berhasil mencetak gol di menit 42 lewat kaki Havertz.

Kejelian Jorginho memberikan umpan dimanfaatkan Havertz tanpa kesalahan. Ia lepas dari pengawalan John Stones sebelum berhasil melewati kiper Ederson yang keluar dari sarang hingga membuat gawang kosong.

Skor 0-1 untuk Chelsea.

Manchester City langsung mengambil inisiatif serangan begitu peluit babak kedua dibunyikan. Namun, layaknya babak pertama, The Citizens hanya bisa menguasai bola. Belum ada peluang berbahaya yang diciptakan hingga pertandingan memasuki menit 50.

Kevin de Bruyne terlihat kesakitan usai bertabrakan dengan bek Chelsea, Anthony Rudiger.  Beberapa kali terlihat de Bruyne memegangi kepalanya. Rudiger sendiri dianggap membuat pelanggaran dan dihadiahi kartu kuning oleh wasit.

De Bruyne tidak bisa melanjutkan permainan dan terlihat pemain asal Belgia ini menangis saat berada di tepi lapangan. Posisi pemain yang pada pertandingan ini dijadikan kapten Manchester City itu digantikan striker asal Brazil, Gabriel Jesus.

BACA JUGA:

Pemain Manchester City sempat meminta penalti setelah seorang bek Chelsea dianggap handsball. Akan tetapi, wasit tanpa berkoordinasi dengan wasit VAR memutuskan untuk tidak memberikan penalti. Timo Werner ditarik keluar oleh Thomas Tuchel untuk digantikan oleh Christian Pullisic.

Kapten Chelsea, Cesar Azpilicueta, membuag penyelamatan penting dengan memotong umpan silang mendatar dari nan berbahaya dari sisi kiri pertahanan Chelsea. Jika tak ada Azpilicueta, seorang pemain Manchester City sudah bersiap menyakbut umpan tersebut.

Serangan demi serangan terus diperlihatkan para pemain Manchester City. Kondisi ini memaksa pemain Chelsea lebih banyak bertahan dan sesekali mengandalkan serangan balik. Strategi itu hampir saja membuahkan gol, sayangnya tendangan Pullisic masih melebar dari gawang Ederson.

Skor belum berubah, Guardiola akhirnya memainkan Sergio Aguero dan menarik keluar Raheem Sterling.  Musim ini merupakan musim terakhir Aguero bermain bersama Manchester City usai kontraknya tidak diperpanjang.

Pemain Manchester City tampak semakin frustasi lantaran hingga menit 83 masih belum bisa mencetak gol. Mereka lebih sering membuat pelanggaran untuk merebut bola dari pemain Chelsea secepat mungkin.

Riyad Mahrez hampir menyamakan kedudukan satu menit jelang pertandingan usai. Tetapi, sepakannya melayang tipis di atas gawang Chelsea. (ARN)

Sumber: TribunNews

IKUTI TELEGRAM ARRAHMAHNEWS

About Arrahmahnews 30099 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.