Amerika

AS Tolak Akui Kedaulatan Maroko atas Sahara Barat

Washington, ARRAHMAHNEWS.COM Amerika Serikat menanggapi pernyataan Perdana Menteri Maroko Saad Eddine El Othmani, yang mengatakan bahwa bagian dari manuver Singa Afrika, yang merupakan komando militer AS terbesar di Afrika (AFRICOM), akan berlangsung di Sahara Barat, Sputnik Arabic melaporkan.

Tujuh ribu tentara dari sembilan negara akan berpartisipasi dalam putaran latihan gabungan pada 2021, yang dibatalkan pada 2020 karena epidemi Covid, antara 7 dan 18 Juni.

BACA JUGA:

El Othmani menganggap langkah ini “puncak dari pengakuan Amerika atas Sahara Maroko,” menurut kantor berita Swiss.

Komando Afrika AS mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Selasa bahwa “latihan itu tidak akan mencakup Sahara Barat”.

Jul 6, 2022

Pentagon

Dia menjelaskan bahwa latihan akan berlangsung “terutama di seluruh Maroko, dari pangkalan udara Kenitra di utara hingga Tan-Tan, dan kompleks pelatihan Jarir di selatan,” yaitu, perbatasan Kerajaan yang diakui secara internasional, menurut sumber yang sama.

BACA JUGA:

Front Polisario membantah deklarasi Rabat, dan menggambarkannya sebagai “rumor tak berdasar.”

Mantan presiden AS, Trump, memberikan persetujuan untuk mengakui “kedaulatan” Maroko atas wilayah Sahara Barat yang diperebutkan, sebagai hadiah atas normalisasi dengan Israel.

Maroko mencaplok wilayah Sahara Barat yang luas, yang merupakan bekas koloni Spanyol, pada tahun 1975, dan sejak itu berkonflik dengan Front Polisario yang didukung Aljazair, sebuah gerakan yang berupaya mendirikan negara merdeka di wilayah tersebut dan mengakhiri kehadiran Maroko di sana. (ARN)

IKUTI TELEGRAM ARRAHMAHNEWS

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: