Puji Pemboman Israel, Perlawanan Palestina Usir Direktur UNRWA

Puji Pemboman Israel, Perlawanan Palestina Usir Direktur UNRWA
Puji Pemboman Israel, Perlawanan Palestina Usir Direktur UNRWA

Palestina, ARRAHMAHNEWS.COM Kelompok perlawanan Palestina menyatakan direktur badan PBB untuk pengungsi Palestina (UNRWA) di Jalur Gaza sebagai persona non grata, dan mengusirnya dari daerah kantong yang diblokade itu. Pernyataan ini dikarenakan pujian Matthias Schmale atas serangan Israel baru-baru ini.

Mereka mengatakan pada hari Rabu (02/06) bahwa Matthias Schmale adalah “alasan utama penderitaan ribuan pengungsi Palestina dan karyawan UNRWA di Jalur Gaza,” menambahkan bahwa ia tidak akan diizinkan untuk kembali ke wilayah pesisir tersebut.

BACA JUGA:

Fraksi Palestina itu juga menyatakan bahwa wakil Schmale, David de Bold, persona non grata.

“Direktur UNRWA, bersama dengan wakilnya, tidak akan lagi diizinkan untuk tinggal di Gaza “karena posisinya yang bermusuhan dan bias, yang mendukung pendudukan,” kata mereka, mendesak badan PBB agar menunjuk direktur baru untuk operasinya di wilayah Gaza yang diblokade.

Sementara itu, TV Channel 12 Israel melaporkan bahwa Schmale dan de Bold meninggalkan Jalur Gaza pada hari Rabu.

Seorang juru bicara UNRWA mengatakan Schmale telah dipanggil ke Yerusalem al-Quds untuk berkonsultasi dengan pejabat PBB dan telah memutuskan untuk mengambil cuti panjang.

Puji Pemboman Israel, Perlawanan Palestina Usir Direktur UNRWA
Demo Usir Matthias Schmale

Juru bicara itu lebih lanjut mencatat bahwa de Bold akan melanjutkan pekerjaannya dari jarak jauh dari al-Quds dan bahwa Wakil Komisaris Jenderal Leni Stenseth akan menjalankan kantor Gaza di tempat untuk sementara.

Dalam sebuah wawancara pada 23 Mei, Schmale mengatakan kepada Channel 12 bahwa serangan udara Israel di Gaza selama agresi 11 hari tampaknya dilakukan dengan “kecanggihan” dan “presisi.”

BACA JUGA:

Ia juga mengklaim bahwa saat ini tidak ada kekurangan makanan, obat-obatan atau air di Gaza karena dugaan pembukaan kembali perbatasan Israel.

Pernyataan itu memicu kemarahan warga Palestina, dengan gerakan perlawanan Hamas mengatakan “komentar Schmale adalah distorsi total yang mendukung Zionis, termasuk upaya untuk membebaskan pendudukan dari pembunuhan … orang-orang Palestina.” (ARN)

Sumber: PressTV

IKUTI TELEGRAM ARRAHMAHNEWS

About Arrahmahnews 30078 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.