Perlawanan Palestina Tembak Jatuh 2 Drone Israel di Jalur Gaza

Perlawanan Palestina Tembak Jatuh 2 Drone Israel di Jalur Gaza
Perlawanan Palestina Tembak Jatuh 2 Drone Israel di Jalur Gaza

Palestina, ARRAHMAHNEWS.COM Faksi-faksi Palestina di Jalur Gaza, dini hari ini, Jumat (04/06), menembaki drone non-lokal yang muncul di berbagai tempat di langit Kota Gaza.

Koresponden Sputnik News di Jalur Gaza melaporkan bahwa rekaman video yang diambil oleh warga di Jalur Gaza menunjukkan sejumlah drone di langit Jalur itu, terutama di langit Kota Gaza.

BACA JUGA:

Sumber itu menunjukkan bahwa faksi-faksi bersenjata Palestina menembaki drone-drone tersebut secara intensif, dan sumber-sumber lokal melaporkan bahwa dua dari drone ini ditembak jatuh di daerah Shejaiya dan Saftawi di Kota Gaza.

“Quad-Capter” adalah jenis pesawat tak berawak yang digunakan oleh tentara Israel dan dioperasikan secara elektronik dari jarak jauh, dan tentara Israel menggunakannya untuk melakukan operasi intelijen, mengintensifkan penggunaannya di Jalur Gaza selama periode pertempuran terakhir.

Drone-drone ini terutama digunakan untuk tujuan perekaman video, tetapi intelijen dan tentara Israel mulai menggunakannya di lapangan dengan kemampuan ofensif juga, karena kemampuan siluman mereka. Drone-drone ini juga digunakan secara ekstensif dalam menembakkan gas air mata ke demonstran selama demonstrasi sebelumnya.

BACA JUGA:

Berbeda dengan drone biasa, quadcopter menambah sumber ancaman bagi faksi-faksi bersenjata di Jalur Gaza, terutama karena mereka datang dengan berbagai jenis dan misi, termasuk bunuh diri dan pengintaian.

Pada pagi hari Jumat, 20 Mei, gencatan senjata dimulai antara Israel dan Gerakan Perlawanan Islam “Hamas” setelah eskalasi militer yang berlangsung sebelas hari.

Percikan meningkatnya insiden bentrokan antara pasukan Israel dan Palestina dipicu oleh serangan dan penutupan Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur yang diduduki, Ramadhan lalu.

Selain itu, juga dikarenakan upaya Israel untuk menggusur keluarga Palestina dari rumah mereka di lingkungan Sheikh Jarrah di Yerusalem Timur yang diduduki, dalam sebuah langkah yang dikecam masyarakat internasional sebagai pelanggaran hukum internasional. (ARN)

IKUTI TELEGRAM ARRAHMAHNEWS

About Arrahmahnews 30079 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.