Jet Tempur Rusia Cegat Pesawat Militer AS di Laut Barents

Jet Tempur Rusia Cegat Pesawat Militer AS di Laut Barents
Jet Tempur Rusia Cegat Pesawat Militer AS di Laut Barents

Moskow, ARRAHMAHNEWS.COM Rusia dilaporkan mengerahkan jet tempur MiG-31 untuk mengusir pesawat militer AS di atas Laut Barents, di tengah meningkatnya ketegangan antara Moskow dan Barat atas pembangunan militer baru-baru ini di sepanjang perbatasannya.

Kantor berita RIA, mengutip pernyataan angkatan laut Rusia, melaporkan pada hari Jumat bahwa pesawat P-8A Poseidon AS dicegat dari mendekati perbatasan dan kembali dengan selamat ke pangkalannya segera setelah pesawat AS menjauh dari perbatasan Rusia.

BACA JUGA:

Perkembangan itu terjadi beberapa hari setelah Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan Rusia telah mengerahkan jet tempur Su-27 untuk mengawal pembom B-52H AS di atas Laut Baltik.

Kementerian mengatakan telah mengidentifikasi “target udara dan mencegah pelanggaran perbatasan negara Rusia”.

Jet Tempur Rusia Cegat Pesawat Militer AS di Laut Barents
Jet Tempur Rusia

Kembali pada bulan Mei, Rusia mengatakan telah mengirim pesawat tempur untuk mencegat pesawat mata-mata AS saat menuju wilayah udara Rusia di atas Laut Chukchi.

Pusat Manajemen Pertahanan Nasional Rusia mengatakan bahwa jet tempur MiG-31 Rusia telah dikerahkan untuk mencegat pesawat mata-mata Amerika.

Pesawat pengebom dan mata-mata Amerika, serta pesawat NATO, sering terdeteksi di dekat perbatasan Rusia dalam beberapa tahun terakhir.

BACA JUGA:

Penerbangan provokatif telah meningkat frekuensinya secara khusus sejak 2014, ketika wilayah Krimea bergabung dengan Rusia setelah referendum dan ketika konflik militer meletus di Ukraina Timur.

Rusia berulang kali menyuarakan keprihatinan tentang meningkatnya aktivitas pasukan NATO pimpinan AS di dekat perbatasan baratnya.

Terlepas dari peringatan berulang kali Rusia terhadap pelanggaran wilayah udaranya, aliansi militer pimpinan AS dan NATO, telah mengintensifkan kegiatannya di dekat perbatasan Rusia pada akhir tahun lalu.

Perkembangan terakhir terjadi ketika Rusia memutuskan untuk mengerahkan hampir 20 unit militer baru ke wilayah barat daya negara itu pada akhir tahun di tengah meningkatnya ketegangan antara Rusia dan Amerika Serikat dan NATO atas Ukraina.

Rusia telah membangun kehadiran pasukan di dekat perbatasan Ukraina di tengah meningkatnya aktivitas pasukan NATO di wilayah tersebut. AS dan anggota NATO lainnya telah mengerahkan pasukan militer ke wilayah yang sama.

AS juga telah mengerahkan rudal di Eropa Timur dan dekat perbatasan barat Rusia, sebuah langkah provokatif yang berulang kali dikecam oleh Moskow. (ARN)

IKUTI TELEGRAM ARRAHMAHNEWS

About Arrahmahnews 30100 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.