Jurnalisnya Ditangkap secara Brutal, Al-Jazeera Kecam Pelanggaran Israel

Jurnalisnya Ditangkap secara Brutal, Al-Jazeera Kecam Pelanggaran Israel
Jurnalisnya Ditangkap secara Brutal, Al-Jazeera Kecam Pelanggaran Israel

Qatar, ARRAHMAHNEWS.COM Jurnalis Al Jazeera News Channel, Givara Budeiri, ditangkap secara brutal oleh pasukan pendudukan Israel saat meliput demonstrasi di lingkungan Sheikh Jarrah di Yerusalem Timur yang diduduki. Al Jazeera menganggap pemerintah Israel bertanggung jawab atas kesejahteraannya dan menuntut pembebasannya segera. Kameramen Aljazeera, Nabil Mazzawi, kameranya juga dihancurkan oleh otoritas Israel saat melaporkan.

Mengomentari penangkapan itu, Dr Mostefa Souag, penjabat direktur jenderal Jaringan Media Al Jazeera mengatakan: “Kami mengutuk tindakan pasukan pendudukan Israel dalam istilah yang paling keras. Penargetan sistematis terhadap jurnalis kami merupakan pelanggaran total terhadap semua konvensi internasional. Tindakan kekerasan hari ini oleh pasukan pendudukan Israel terhadap Givara Budeiri dan Nabil Mazzawi sama sekali mengabaikan hak asasi manusia yang paling mendasar dari jurnalis”.

BACA JUGA:

Lebih lanjut ia menyatakan: “Pembungkaman jurnalis dengan meneror mereka telah menjadi kegiatan rutin bagi otoritas Israel seperti yang disaksikan dalam beberapa pekan terakhir di Gaza dan Yerusalem yang diduduki. Tindakan ini tidak dapat dilihat secara terpisah. Penangkapan hari ini terjadi hanya dua minggu setelah pemboman dan penghancuran gedung Al Jalaa, yang menampung kantor Al Jazeera dan kantor organisasi media lainnya di Gaza.

Jurnalisnya Ditangkap secara Brutal, Al-Jazeera Kecam Pelanggaran Israel
Aksi Arogan Tentara Israel ke Wartawan Aljazeera

“Upaya seperti itu, untuk mencegah jurnalis menjalankan tugas profesional mereka untuk menginformasikan dunia dan melaporkan peristiwa di lapangan adalah kejahatan terhadap profesi jurnalistik.”

Al Jazeera menyerukan kepada komunitas internasional organisasi jurnalistik dan badan-badan hak asasi manusia untuk bergandengan tangan mengutuk tindakan pemerintah Israel dan menyerukan pembebasan segera Givara Budeiri, dan semua jurnalis yang ditahan, untuk memungkinkan mereka mempraktikkan profesi mereka tanpa ketakutan atau intimidasi. (ARN)

IKUTI TELEGRAM ARRAHMAHNEWS

About Arrahmahnews 30071 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.