Putin: AS Jadikan Dolar Alat Kobarkan Perang Ekonomi dan Politik

Putin: AS Jadikan Dolar Alat Kobarkan Perang Ekonomi dan Politik
Putin: AS Jadikan Dolar Alat Kobarkan Perang Ekonomi dan Politik

Rusia, ARRAHMAHNEWS.COM Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan bahwa Amerika Serikat menggunakan dolar sebagai instrumen untuk mengobarkan perang ekonomi dan politik.

Berbicara di forum ekonomi tahunan di St Petersburg, Putin mengatakan bahwa Moskow sedang mempertimbangkan untuk menyelesaikan transaksi minyak dan gasnya dalam mata uang nasional lainnya.

BACA JUGA:

Ia mengatakan jika perusahaan minyak Rusia berhenti menggunakan mata uang Amerika, itu akan menimbulkan pukulan serius terhadap dolar AS.

Putin: AS Jadikan Dolar Alat Kobarkan Perang Ekonomi dan Politik
Vladimir Putin

“Washington secara terbuka terlibat dalam upaya untuk menahan perkembangan Rusia dengan menggunakan dolar sebagai alat dalam persaingan ekonomi dan politik,” kata Putin.

Wakil Perdana Menteri Rusia Alexander Novak pada hari Kamis mengatakan bahwa negara kaya minyak dan gas itu akan segera menjauh dari kontrak minyak mentah berdenominasi dolar jika pemerintahan Presiden Joe Biden terus memberlakukan sanksi ekonomi.

Pernyataan Putin ini disampaikan tak lama setelah Rusia mengumumkan akan sepenuhnya menghapus aset dolar AS dari National Wealth Fund-nya.

BACA JUGA:

Menteri Keuangan Rusia Anton Siluanov mengatakan pada acara St Petersburg bahwa perubahan diperkirakan akan berlangsung dalam waktu satu bulan. Dana Kekayaan Nasional, katanya, akan mengalihkan kepemilikan dolarnya menjadi euro, yuan, dan emas.

Transfer, yang mempengaruhi sekitar 119 miliar dolar aset likuid yang sekitar sepertiganya disimpan dalam dolar, akan terjadi di dalam cadangan besar bank sentral.

Langkah itu dilakukan menjelang pertemuan puncak antara Presiden Putin dan Presiden AS Joe Biden akhir bulan ini. (ARN)

Sumber: PressTV

IKUTI TELEGRAM ARRAHMAHNEWS

About Arrahmahnews 30079 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.