Menlu Israel ke Netanyahu: Pawai Bendera akan Kobarkan Ketegangan di Al-Quds

Menlu Israel ke Netanyahu: Pawai Bendera akan Kobarkan Ketegangan di Al-Quds
Menlu Israel ke Netanyahu: Pawai Bendera akan Kobarkan Ketegangan di Al-Quds

Palestina, ARRAHMAHNEWS.COM Menteri Luar Negeri Rezim Israel Gabi Ashkenazi memperingatkan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu tentang kemungkinan babak baru ketegangan yang meningkat di Al-Quds Suci ketika ribuan pemukim Zionis berencana untuk mengadakan apa yang disebut “pawai bendera.”

Dalam sebuah pesan kepada Netanyahu, Ashkenazi menyerukan pertemuan untuk membahas situasi di Quds suci. Ia juga meminta Netanyahu untuk mengubah rute atau membatalkan “pawai bendera” di mana ribuan pemukim Zionis akan mengambil bagian di daerah Bab al-Amoud di pusat Yerusalem al-Quds yang diduduki, seperti dilansir Mehr News.

BACA JUGA:

Kelompok sayap kanan Israel berencana untuk menggelar pawai bendera pada Kamis (10/06) mendatang di Yerusalem. Pawai tersebut akan melewati gerbang Damaskus, di Kota Tua di Yerusalem Timur yang diduduki.

 

Sumber keamanan Israel memperingatkan bahwa pawai bendera tersebut dapat kembali memicu situasi yang memanas di Jalur Gaza. Sumber itu mengatakan, pawai bendera oleh kelompok sayap kanan Israel akan mengobarkan ketegangan dengan Palestina.

Menlu Israel ke Netanyahu: Pawai Bendera akan Kobarkan Ketegangan di Al-Quds
Menteri Luar Negeri Rezim Israel Gabi Ashkenazi

Sebelumnya, Menteri Perang Israel Benni Gantz mengumumkan bahwa diadakannya “pawai bendera” diwilayah pendudukan Quds “akan membutuhkan langkah-langkah keamanan yang luar biasa”. Ia mengutip kemungkinan meningkatnya ketegangan sebagai akibat dari pawai yang ia seru untuk dibatalkan.

Menteri perang Israel khawatir akan dimulainya konflik baru dengan Jalur Gaza dan dengan kelompok perlawanan.

Otoritas rezim Israel belum sepakat mengenai apakah akan mengadakan pawai bendera atau tidak. Menurut media Zionis, Netanyahu dan para pendukungnya berusaha untuk meningkatkan ketegangan di wilayah Al-Quds yang diduduki dengan cara apa pun yang mereka bisa untuk menyabotase pembentukan pemerintah koalisi baru yang dipimpin oleh “Yair Lapid” dan “Naftali Bennett”. (ARN)

IKUTI TELEGRAM ARRAHMAHNEWS

About Arrahmahnews 30079 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.