3 Personel Keamanan Palestina Tewas Dibunuh Tentara Israel

3 Personel Keamanan Palestina Tewas Dibunuh Tentara Israel
3 Personel Keamanan Palestina Tewas Dibunuh Tentara Israel

Palestina, ARRAHMAHNEWS.COM Pasukan tentara Israel menyerbu kota Jenin di Tepi Barat utara, menembak mati tiga personel keamanan Palestina.

Kementerian Kesehatan Palestina mengumumkan bahwa Adham Yasser Eleiwi, 23, dan Tayseer Ayasa, 32, keduanya anggota Badan Intelijen Militer Palestina, tewas akibat tembakan tentara Israel di Jenin pada Kamis pagi (10/06).

BACA JUGA:

Situs berita Pusat Informasi Palestina juga mengatakan warga warga Palestina ketiga, Jamil Mahmoud al-Amouri, meninggal karena luka tembak Israel.

“Ia adalah anggota Brigade al-Quds, sayap bersenjata gerakan perlawanan Jihad Islam Palestina,” tambah laporan itu.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

 

Beberapa laporan mengatakan bahwa konfrontasi meletus setelah pasukan Israel, yang beroperasi dari kendaraan sipil, berusaha menculik beberapa warga Palestina di luar markas Unit Intelijen Militer Palestina di Jalan Nazareth, Jenin.

Para petugas Palestina yang bertugas jaga di luar kompleks memperhatikan operasi tersebut dan memilih untuk terlibat.

Seorang komandan senior keamanan Palestina mengatakan kepada situs berita al-Quds bahwa pasukan Israel tidak memperingatkan tentaranya tentang serangan Jenin mereka sebelumnya.

Keadaan seputar penculikan tersebut belum diketahui, tetapi pasukan pendudukan melakukan serangan seperti itu hampir setiap hari, membawa pergi orang-orang Palestina, yang biasanya dituduh oleh rezim bertindak bertentangan dengan kepentingannya.

Warga Jenin dikabarkan menggelar aksi protes mengecam pembunuhan tiga warga Palestina tersebut. Menurut saluran TV Aljazeera yang berbasis di Doha, seorang perwira Israel tewas dalam bentrokan Jenin. (ARN)

IKUTI TELEGRAM ARRAHMAHNEWS

About Arrahmahnews 30064 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.