Video: Komandan Senior Hashd Al-Shaabi ‘Qassem Muslih’ Dibebaskan

Video: Komandan Senior Hashd Al-Shaabi 'Qassem Muslih' Dibebaskan
Video: Komandan Senior Hashd Al-Shaabi 'Qassem Muslih' Dibebaskan

Irak, ARRAHMAHNEWS.COM Pihak berwenang Irak membebaskan seorang komandan tinggi anti-teror Unit Mobilisasi Populer (PMU) setelah tuduhan keterlibatan dalam serangkaian serangan terhadap pasukan militer AS dan instalasi terhadapnya dibatalkan.

Outlet media Irak dengan mengutip sumber informasi, mengatakan bahwa Qasim Muslih, kepala operasi PMU di provinsi Anbar barat yang bergejolak, dibebaskan pada hari Selasa.

BACA JUGA:

Pengguna media sosial bahkan mempublikasikan foto-foto dan video Muslih yang disambut dan dikelilingi oleh rekan-rekan pejuangnya beberapa saat setelah pembebasannya.

Pasukan keamanan Irak menangkap komandan senior Hashd al-Shaabi tersebut pada 26 Mei. Ia ditangkap di Baghdad karena diduga terlibat dalam beberapa serangan, termasuk di pangkalan udara Ain al-Asad, yang menampung pasukan Amerika.

Video: Komandan Senior Hashd Al-Shaabi 'Qassem Muslih' Dibebaskan
Komandan Senior Hashd Al-Shaabi ‘Qassem Muslih’ Dibebaskan

Penangkapannya segera mendapat protes keras dari rakyat Irak, kelompok perlawanan dan aktivis politik.

“Penangkapan komandan PMU terkemuka oleh pasukan keamanan Irak bermotif politik. Selama beberapa bulan terakhir, beberapa aksi teror telah terjadi di berbagai bagian negara. Pasukan keamanan seharusnya mengejar pelaku tindakan tersebut alih-alih menangkap komandan Unit Mobilisasi Populer,” ujar Qais al-Khazali, pemimpin gerakan Asa’ib Ahl al-Haq Irak yang kelompoknya merupakan bagian dari Hashd al-Sha’abi, saat itu.

BACA JUGA:

Ia juga mengarahkan kritik keras ke Mustafa al-Kadhimi, dengan alasan bahwa perdana menteri Irak tersebut adalah pihak yang telah memerintahkan penangkapan komandan Hashd al-Shaabi sejak ia menjabat pada Mei 2020.

Anggota parlemen Irak, Ahmed al-Asadi, juga mengecam penangkapan Muslih ini. Menyebutnya sebagai tindakan yang sangat berbahaya.

“Tindakan seperti itu dapat meningkatkan ketegangan di Irak. Ini adalah serangan terhadap aparat keamanan yang kita semua banggakan. Sebuah kesalahan telah dibuat, dan itu perlu diperbaiki, ”kata juru bicara Aliansi Fatah tersebut di parlemen.

Selain itu, Kata’ib Hizbullah Irak dalam sebuah pernyataan juga mengecam penahanan Muslih, meminta pemerintah Baghdad bertanggung jawab atas akibatnya.

Pasukan Hashd Shaa’abi memainkan peran kunci dalam kekalahan Daesh dan kelompok teroris lainnya di Irak, tetapi pemerintah AS telah menargetkan posisi mereka pada beberapa kesempatan. (ARN)

IKUTI TELEGRAM ARRAHMAHNEWS

About Arrahmahnews 30071 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.