Houthi: Sanksi Baru AS adalah Plot Sistematis untuk Mencekik Yaman

Houthi: Sanksi Baru AS adalah Plot Sistematis untuk Mencekik Yaman
Houthi: Sanksi Baru AS adalah Plot Sistematis untuk Mencekik Yaman

Yaman, ARRAHMAHNEWS.COM Seorang pejabat tinggi Yaman mengutuk keputusan Amerika Serikat untuk menjatuhkan sanksi baru terhadap Yaman, dengan mengatakan tindakan itu termasuk dalam plot sistematis yang bertujuan untuk mencekik ekonomi negara miskin itu.

“Amerika memprioritaskan opsi perang di Yaman pada saat yang sama dengan berpura-pura mendukung perdamaian. Pengenaan sanksi dengan dalih mengamankan perdamaian merupakan hambatan bagi yang terakhir,” Mohammed Ali al-Houthi, anggota Dewan Politik Tertinggi Yaman, men-tweet pada hari Jumat.

BACA JUGA:

Dia mengatakan tindakan hukuman terhadap sektor swasta Yaman menyusul larangan bank central negara itu ditambah serangan udara atas industri dan pabrik produksi, blokade serta penghentian pembayaran gaji pegawai negeri adalah semua kejahatan, yang termasuk dalam kategori plot sistematis untuk memusnahkan ekonomi Yaman.

Houthi: Sanksi Baru AS adalah Plot Sistematis untuk Mencekik Yaman
Amerika Serikat

Departemen Keuangan AS pada hari Kamis menjatuhkan sanksi pada jaringan keuangan yang dituduh mendanai Ansarullah – sebuah gerakan populer yang berada di pusat pemerintahan nasional yang mengatur negara dari ibukota Sana’a.

“Jaringan ini menghasilkan pendapatan puluhan juta dolar dari penjualan komoditas, seperti minyak Iran, sebagian besar yang kemudian diarahkan melalui jaringan perantara yang kompleks dan pertukaran di beberapa negara ke Houthi,” kata Departemen Keuangan dalam sebuah pernyataan.

Di antara mereka yang diidentifikasi sebagai target sanksi AS yang baru diumumkan adalah dua warga Yaman, dua warga Suriah, satu Emirat, satu Somalia dan satu warga negara India, serta entitas yang berbasis di Dubai, Istanbul, dan ibu kota Yaman, Sana’a.

Washington memiliki peran kunci dalam perang di Yaman yang telah menyebabkan ratusan ribu warga sipil Yaman, termasuk perempuan dan anak-anak, tewas dan jutaan lainnya kelaparan. (ARN)

Sumber: PressTV

IKUTI TELEGRAM ARRAHMAHNEWS

About Arrahmahnews 30064 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.