Menhan AS: Pentagon Gagal Atasi Pelecehan Seksual

Menhan AS: Pentagon Gagal Atasi Pelecehan Seksual
Menhan AS: Pentagon Gagal Atasi Pelecehan Seksual

Amerika Serikat, ARRAHMAHNEWS.COM  Menteri Pertahanan AS Lloyd J. Austin III di hadapan anggota parlemen negara itu, pada hari Kamis, mengakui bahwa pendekatan Pentagon untuk menangani pelecehan seksual telah gagal.

“Jelas, apa yang kami lakukan tidak berhasil,” kata Austin dalam sambutannya di hadapan Komite Angkatan Bersenjata Senat. “Satu serangan terlalu banyak. Jumlah serangan seksual masih terlalu tinggi, dan kepercayaan pada sistem kami masih terlalu rendah”.

BACA JUGA:

Austin menyebut bahwa ia mendukung perubahan cara militer menangani kasus kekerasan seksual, tetapi menolak untuk mendukung langkah yang telah lama didorong oleh Senator Kirsten Gillibrand, senator Demokrat dari New York, yang akan memotong antai komando militer dari penuntutan banyak kejahatan serius lainnya juga.

Menhan AS: Pentagon Gagal Atasi Pelecehan Seksual
Menteri Pertahanan AS Lloyd J. Austin III

New York Times menyebut bahwa dukungan Austin untuk perubahan seputar kasus kekerasan seksual merupakan perubahan besar bagi kepemimpinan militer, yang telah lama menolak seruan untuk mengakhiri praktik penanganan kasus semacam itu melalui rantai komando. Namun penentangannya terhadap perubahan yang lebih luas pada sistem peradilan militer yang diusulkan oleh Gillibrand dapat memicu pertikaian antara kelompok senator bipartisan dan Pentagon.

Alih-alih menerima RUU Gillibrand, Austin tampaknya mendukung rekomendasi panel yang ia tunjuk untuk mempelajari masalah tersebut awal tahun ini. Panel itu merekomendasikan agar pengacara militer independen mengambil alih peran yang saat ini dimainkan oleh para komandan dalam memutuskan apakah akan mengadili mereka yang dituduh melakukan kekerasan seksual, pelecehan seksual atau kekerasan dalam rumah tangga. (ARN)

IKUTI TELEGRAM ARRAHMAHNEWS

About Arrahmahnews 30071 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.