Tentara Israel Tembak Mati Pemuda 15 Tahun di Yerusalem

Palestina, ARRAHMAHNEWS.COM Kementerian Kesehatan Palestina mengumumkan bahwa seorang anak laki-laki berusia 15 tahun telah ditembak mati oleh tentara pendudukan Israel, sementara puluhan lainnya terluka akibat amunisi dan gas air mata beracun selama penindasan Israel terhadap protes di Tepi Barat dan Yerusalem.

Kementerian Kesehatan mengatakan bahwa Muhammad Hamayel (15 tahun) telah ditembak mati oleh tentara Israel di desa Beita di Nablus.

BACA JUGA:

Di Masjid Al Aqsa, seorang wanita tercekik sementara dua jemaah ditangkap setelah salat Jumat.

Di Beita, setidaknya sembilan pengunjuk rasa terluka dengan peluru tajam, salah satunya mengalami luka kritis. Puluhan pengunjuk rasa juga mati lemas dalam protes anti-pemukiman itu.

Jan 20, 2022
Muhammad Hamayel (15 tahun)

Sumber-sumber lokal yang dikutip QNN mengatakan bahwa pasukan Israel menggunakan peluru logam hidup dan peluru berlapis karet. Di samping itu mereka juga melempar bom gas terhadap penduduk setempat yang melakukan protes atas sebuah pos pemukiman baru di desa mereka.

Di Yerusalem yang diduduki, sumber-sumber lokal mengatakan pasukan Israel menggunakan gas merica terhadap seorang wanita dan menangkap dua pemuda.

Hampir 40.000 jamaah melakukan salat Jumat di masjid Al Aqsa meskipun ada tindakan keras dari Israel.(ARN)

IKUTI TELEGRAM ARRAHMAHNEWS

Arrahmahnews

Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

https://arrahmahnews.com/

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: